kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kasus malaria terus menyusut


Senin, 02 Mei 2016 / 15:20 WIB
Kasus malaria terus menyusut


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitangganag | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kementerian Kesehatan (Kemkes) mengumumkan Indonesia berhasil menurunkan angka kejadian Malaria atau Annual Parasite Incindence (API) secara nasional hingga 0,85 per 1.000 di tahun 2015 lalu. Tahun 2010, terdapat 465.764 kasus Malaria di Indonesia. Angka ini terus menurun, terbukti di tahun 2015 angka kasus Malaria di Indonesia menjadi 209.413 kasus.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Subuh, bilang, saat ini lebih dari 80% kabupaten dan kota di wiliayah Jawa, Bali dan Sumatera Barat telah berhasil mengeleminasi malaria. Hal ini berarti, 74% penduduk Indonesia hidup di kawasan bebas penularan malaria.

Malaria seperti yang sudah diketahui secara umum adalah infeksi yang ditularkan oleh nyamuk dari manusia maupun hewan yang disebabkan oleh parasit.
Biasanya, penderita malaria mengalami gejala seperti demam, kelelahan, muntah dan sakit kepala berat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×