Jus Delima dan 8 Minuman Ini Bisa Jadi Obat Alami Kolesterol Tinggi, Mau Coba?

Rabu, 24 Agustus 2022 | 09:35 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Jus Delima dan 8 Minuman Ini Bisa Jadi Obat Alami Kolesterol Tinggi, Mau Coba?

ILUSTRASI. Kolesterol tinggi sering diakibatkan oleh konsumsi lemak jenuh dan lemak trans yang berlebihan. Salah satunya jus delima.


KONTAN.CO.ID - Menjaga tingkat kolesterol tubuh merupakan faktor penting dalam kesehatan tubuh dan jantung. Untuk melakukannya, akan sangat membantu untuk memahami apa yang menyebabkan kolesterol tinggi, serta makanan dan minuman apa yang dapat menurunkan kadarnya. 

Berikut rekomendasi sembilan minuman yang bisa menurunkan kolesterol tinggi. Apa saja?

Kolesterol tinggi sering diakibatkan oleh konsumsi lemak jenuh dan lemak trans yang berlebihan. Ada minuman tertentu yang bisa membantu menjaga kadar kolesterol ideal. 

1. Teh hijau

Mengutip floridapremiercardio.com, teh hijau hampir tidak diproses seperti jenis teh lainnya, yang memungkinkannya mempertahankan sifat obat alami yang telah digunakan selama berabad-abad. Secara khusus, teh hijau mengandung katekin, yang merupakan antioksidan yang dilaporkan membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. 

Namun, penting untuk memilih teh hijau yang tepat karena tidak semuanya sama. Secara umum, yang terbaik adalah memilih merek teh hijau yang paling sedikit diproses dan paling alami.

2. Jus delima

Melansir floridapremiercardio.com, jus delima mengandung tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada jus buah lain seperti jus blueberry, jeruk, dan cranberry. Minuman ini juga mengandung lebih banyak antioksidan daripada teh hijau (sekitar tiga kali lebih banyak). 

Sifat antioksidan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Beberapa penelitian juga menyarankan jus delima juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

3. Susu kedelai

Mengutip floridapremiercardio.com, Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan 25 gram protein kedelai per hari. Kedelai rendah lemak jenuh, yang dapat membantu manajemen kolesterol saat mengganti bentuk lain dari konsumsi susu. 

Kedelai juga membantu kesehatan jantung dengan cara lain, yang membuat susu kedelai menjadi pilihan yang tepat.

4. Smoothie nabati

Melansir floridapremiercardio.com, susu nabati biasanya mengandung bahan-bahan yang membantu pengelolaan kolesterol. Salah satu cara yang bagus untuk menikmati rasa dan menurunkan kolesterol adalah melalui smoothie nabati. 

Pastikan untuk menambahkan pisang, anggur, mangga, melon, dan buah-buahan lezat lainnya untuk membuat smoothie nabati lezat yang ideal untuk kesehatan jantung.

5. Anggur merah

Mengutip floridapremiercardio.com, sementara alkohol yang berlebihan tentu saja merugikan kesehatan jantung, anggur merah dalam kadar sedang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. 

Anggur merah, khususnya, mengandung sifat anti-oksidan. Oleh karena itu, jika Anda sesekali menikmati segelas alkohol namun tetap perlu menjaga kesehatan jantung, anggur merah adalah pilihan minuman yang ideal. Tentu saja, moderasi sangat penting untuk pengelolaan kolesterol.

6. Minuman gandum (oat)

Mengutip Medical News Today, oat mengandung beta-glukan, yang membuat zat seperti gel di usus dan berinteraksi dengan garam empedu, yang dapat menghambat penyerapan kolesterol dan membantu mengurangi kadar kolesterol.

Sebuah tinjauan 2018 menemukan bahwa minuman oat, seperti susu oat, mungkin menawarkan pengurangan kolesterol yang lebih konsisten daripada produk oat semi-padat atau padat. Segelas 250 ml susu oat dapat menyediakan 1 g beta-glukan.

7. Jus tomat

Melansir Medical News Today, tomat kaya akan senyawa yang disebut likopen, yang dapat meningkatkan kadar lipid dan mengurangi kolesterol LDL "jahat".

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa mengolah tomat menjadi jus meningkatkan kandungan likopennya.

Jus tomat juga kaya serat penurun kolesterol dan niasin.

Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa 25 wanita yang minum 280 ml jus tomat setiap hari selama 2 bulan mengalami penurunan kadar kolesterol darah. Para peserta berusia 20-30 tahun dan memiliki skor indeks massa tubuh minimal 20.

8. Minuman kakao

Mengutip Medical News Today, kakao adalah bahan utama dalam cokelat hitam. Ini mengandung antioksidan yang oleh dokter disebut flavanols yang dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa mengonsumsi minuman 450 mg yang mengandung flavanol kakao dua kali sehari selama 1 bulan menurunkan kadar kolesterol LDL "jahat" sambil meningkatkan kadar kolesterol HDL "baik".

Kakao mengandung asam lemak tak jenuh tunggal tingkat tinggi, yang juga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol.

Namun, minuman yang mengandung coklat olahan memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi. Orang yang mencari pilihan yang sehat mungkin ingin membatasi cokelat dengan tambahan gula, garam, dan lemak.

9. Minuman yang mengandung sterol dan stanol

Melansir Medical News Today, sterol dan stanol adalah bahan kimia tanaman yang bentuk dan ukurannya mirip dengan kolesterol yang menghalangi penyerapan beberapa kolesterol.

Namun, sayuran dan kacang-kacangan mengandung kadar sterol dan stanol yang rendah sehingga tidak dapat menurunkan kolesterol.

Perusahaan menambahkan bahan kimia ini ke beberapa makanan dan minuman, yang mungkin termasuk olesan nabati yang diperkaya, minuman yogurt, susu, dan jus buah.

FDA menyatakan bahwa kebanyakan orang harus mencoba mengonsumsi 1,3 g atau lebih sterol dan 3,4 g stanol per hari.

Orang harus mencoba mengkonsumsi sterol dan stanol ini dengan makanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru