kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Jika balita tiba-tiba nangis saat tidur nyenyak


Minggu, 04 September 2016 / 13:05 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Balita terkadang mendadak menangis saat tidur nyenyak di malam hari. Banyak orangtua bingung menghadapi hal ini. Terlebih lagi, balita dalam kondisi sehat dan tidak ada gejala aneh yang menyebabkan tangisan pecah di malam hari.

Dilansir dari Tabloid Nakita, Mayke S. Tedjasaputra, MSI, Play Therapist dan dosen Fakultas Psikologi UI, menjelaskan, gejala anak menangis saat tidur malam hampir dipastikan menjadi pertanda bahwa anak mengalami mimpi buruk.

Hal ini, bisa terjadi setiap hari atau dalam kondisi tertentu saja. Jika terjadinya hampir setiap hari, maka perlu pengamatan lebih cermat, apa saja kegiatan yang dilakukan anak sejak pagi sampai malam hari.

"Dengan siapa dia bermain,  apakah dia mendapat tekanan dari teman mainnya, atau pengasuhnya? Ataukah permainan yang dilakukan bersama si kecil terlalu “heboh”, sehingga di malam hari terbawa mimpi," jelas Mayke.

Untuk menanganinya, segeralah peluk anak ketika dia menangis. Tenangkan anak dengan mengusap tubuhnya sampai dia tertidur kembali.

Untuk mencegahnya, Mayke menyarankan agar anak tidak bermain dengan permainan yang terlalu exciting, terutama menjelang tidur. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×