kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Jika balita tiba-tiba nangis saat tidur nyenyak


Minggu, 04 September 2016 / 13:05 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Balita terkadang mendadak menangis saat tidur nyenyak di malam hari. Banyak orangtua bingung menghadapi hal ini. Terlebih lagi, balita dalam kondisi sehat dan tidak ada gejala aneh yang menyebabkan tangisan pecah di malam hari.

Dilansir dari Tabloid Nakita, Mayke S. Tedjasaputra, MSI, Play Therapist dan dosen Fakultas Psikologi UI, menjelaskan, gejala anak menangis saat tidur malam hampir dipastikan menjadi pertanda bahwa anak mengalami mimpi buruk.

Hal ini, bisa terjadi setiap hari atau dalam kondisi tertentu saja. Jika terjadinya hampir setiap hari, maka perlu pengamatan lebih cermat, apa saja kegiatan yang dilakukan anak sejak pagi sampai malam hari.

"Dengan siapa dia bermain,  apakah dia mendapat tekanan dari teman mainnya, atau pengasuhnya? Ataukah permainan yang dilakukan bersama si kecil terlalu “heboh”, sehingga di malam hari terbawa mimpi," jelas Mayke.

Untuk menanganinya, segeralah peluk anak ketika dia menangis. Tenangkan anak dengan mengusap tubuhnya sampai dia tertidur kembali.

Untuk mencegahnya, Mayke menyarankan agar anak tidak bermain dengan permainan yang terlalu exciting, terutama menjelang tidur. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×