Jika anak belum divaksin

Jumat, 16 Oktober 2015 | 21:05 WIB Sumber: Kompas.com
Jika anak belum divaksin

JAKARTA.  Imunisasi pada bayi dan anak merupakan langkah untuk mencegah berbagai penyakit.

Sayangnya, tak semua vaksin selalu tersedia saat anak seharusnya sudah diimunisasi.

Contohnya varicella atau vaksin cacar air yang stoknya sering tidak tersedia.

Belakangan, sejumlah orangtua juga mengeluhkan tak tersedianya vaksin MMR (Mumps, Measles, Rubella), yaitu untuk mencegah penyakit campak, gondongan, dan infeksi rubella.

Orangtua harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan vaksin yang dibutuhkan anak.

Dokter Spesialis Anak Piprim B Yanuarso yang juga pendiri Rumah Vaksinasi mengakui ketersediaan vaksin varicella sering kali kosong.

Untuk menghindari penyakit, orangtua pun harus lebih waspada.

"Harus perhatikan orang-orang di lingkungan sekitarnya, supaya tidak tertular. Terutama jangan kontak dengan penderita penyakit menular," kata Piprim, Jumat (16/10/2015).

Piprim melanjutkan, jika belum mendapat vaksin MMR, hindari kontak dengan orang yang sakit campak, rubella, maupun gondongan.

Pastikan anak berada di lingkungan yang sudah mendapat imunisasi atau belum.

Tingkatkan pula kekebalan tubuh anak dengan memberikannya gizi seimbang.

Namun, menurut Piprim hal ini juga tidak menjamin anak 100% terhindar dari penyakit tersebut.

"Tapi memang tidak menjamin bisa aman, karena penyakit tersebut harus dengan vaksinasi dicegahnya," jelas Piprim.

Piprim menduga, kelangkaan vaksin tersebut karena jumlah produksinya tidak sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.

Menurut dia, pemerintah perlu segera mengusahakan agar ketersediaan vaksin selalu terpenuhi.

Apalagi, setiap tahun jutaan bayi lahir dan membutuhkan imunisasi segera.

(Dian Maharani)

Editor: Adi Wikanto
Terbaru