Jenis Madu dan Sayuran Penurun Kolesterol Paling Cepat

Jumat, 02 Desember 2022 | 14:05 WIB Sumber: Kementerian Kesehatan RI,Kompas.com
Jenis Madu dan Sayuran Penurun Kolesterol Paling Cepat

ILUSTRASI. Jenis Madu dan Sayuran Penurun Kolesterol Paling Cepat


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Selain obat apotek, jenis madu dan sayuran tertentu bermanfaat untuk menurunkan kolesterol tinggi. Simak jenis dan sayuran penurun kolesterol secara cepat.

Madu memang terkenal dengan khasiatnya untuk kesehatan. Namun hanya jenis madu tertentu untuk menurunkan kolesterol.

Tak hanya sebagai penurun kolesterol, bahkan ada madu yang juga untuk menurunkan kadar gula darah. Lalu, madu jenis apa yang bisa menjadi penurun kolesterol dan gula darah?

Dilansir dari Kompas.com, penelitian terbaru menunjukkan bahwa salah satu manfaat madu adalah bisa untuk menurunkan kadar gula darah dan kolesterol. Temuan ini cukup mengejutkan, pasalnya madu yang 80 persennya adalah gula justru memberikan manfaat yang baik untuk tubuh, bahkan bisa menurunkan kadar gula dalam darah.

Independent memberitakan para ahli mengatakan bahwa mengganti pemanis tambahan dengan madu dapat menurunkan risiko penyakit akibat gula berlebih. Beberapa penyakit tersebut, di antaranya diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan penyakit hati berlemak non-alkohol.

Baca Juga: Ada Jahe dan Akar Manis, Ini Macam-Macam Obat Herbal untuk Obati Kolesterol Tinggi

Jenis madu untuk menurunkan gula darah dan kolesterol

Studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of Toronto itu menemukan bahwa konsumsi madu mentah memiliki efek paling positif pada tubuh. Dampak positif konsumsi madu mentah itu adalah penurunan glukosa darah dan jumlah lipoprotein densitas rendah (kolesterol jahat) dalam darah.

Menurut Medical News Today, madu kemasan pabrik biasanya sudah melalui proses pasteurisasi, sedangkan madu mentah yang langsung diambil dari peternakan tidak mengalami proses tersebut. Madu kemasan dipasteurisasi untuk kenyamanan, bukan keamanan.

Pemrosesan yang ada bertujuan memperlambat granulasi madu yang terjadi secara alami, yang dapat membuat madu lebih sulit untuk dituang dari dalam botol atau kemasannya. Proses pasteurisasi ini, sayangnya merusak antioksidan yang ada di dalam madu.

Padahal antioksidan itulah yang dibutuhkan tubuh untuk menyeimbangkan gula darah dan meningkatkan lipoprotein densitas tinggi (kolesterol baik) serta memperbaiki peradangan.

Sebagian besar madu bersifat polifloral, artinya lebah yang memproduksinya mengumpulkan nektar dari tanaman penghasil nektar dalam jarak 2 hingga 4 mil dari sarangnya. Sedangkan yang bisa digunakan menurunkan gula darah dan kolesterol adalah jenis madu monofloral, yaitu madu yang diperoleh secara eksklusif dari nektar yang dikumpulkan lebah dari satu jenis tanaman saja.

Madu monofloral yang terkenal termasuk madu tupelo (terbuat dari nektar pohon White Ogeechee Tupelo), madu semanggi, madu robinia, dan madu lavender Perancis.  Para peneliti menemukan bahwa madu semanggi dan robinia monofloral menurunkan kolesterol LDL dan kolesterol keseluruhan, serta trigliserida puasa. Madu semanggi juga mengurangi kadar glukosa puasa.

Takaran minum madu yang tepat untuk menurunkan kolesterol

Berdasarkan penelitian tersebut, Anda hanya perlu mengonsumsi 40 gram atau sekitar 2 sendok makan madu untuk mendapatkan khasiat madu. Peneliti ilmu nutrisi di Fakultas Kedokteran U of T's Temerty, Tauseef Khan yang turut terlibat dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa konsumsi madu bisa menjadi pilihan untuk mengganti pemanis lainnya.

"Kami tidak mengatakan Anda harus mulai mengonsumsi madu jika saat ini Anda menghindari gula," terangnya, dikutip dari Study Finds.

"Intinya ada pada penggantian. Jika Anda menggunakan gula, sirup, atau pemanis lainnya, Anda bisa mengganti gula tersebut dengan madu untuk menurunkan risiko kardiometabolik," jelas Khan.

Kendati demikian, madu akan kehilangan banyak manfaat kesehatannya setelah dipanaskan di atas 65 derajat Celcius.

Apa istimewanya madu?

Khan mengatakan bahwa madu mengandung banyak molekul bioaktif, termasuk polifenol, flavanoid, dan asam organik yang memiliki serangkaian sifat farmakologis, termasuk efek antibiotik. Selain itu, kandungan tersebut juga memiliki efek anti kanker, efek anti-obesitas, dan perlindungan terhadap kerusakan akibat radikal bebas.

Dilansir dari Medical News Today, ahli endokrinologi Dr. Ana Maria Kausel mengatakan bahwa khasiat konsumsi madu dapat terlihat ketika Anda mengonsumsi 40 gram madu selama 8 minggu.

Sayuran penurun kolesterol secara cepat

Sejumlah sayuran bermanfaat sebagai penurun kolesterol secara cepat. Sayuran penurun kolesterol tinggi ini bisa menjadi alternatif selain obat dokter / apotek.

Sayuran penurun kolesterol tinggi bisa langsung dikonsumsi jika Anda merasakan atau mengalami ciri-ciri kolesterol tinggi dalam tubuh. Dengan demikian, kolesterol tinggi bisa langsung diturunkan tanpa berlama-lama.

Kolesterol tinggi harus segera diatasi setelah Anda mengalami ciri-ciri. Pasalnya, kolesterol tinggi bisa menyebabkan sakit jantung, darah tinggi, dll.

Asal tahu saja, Kementerian Kesehatan menyebutkan jumlah kolesterol normal berada di angka 200-239 mg/dl. Jika Anda memiliki jumlah kolesterol yang tidak berada jauh di angka itu, kondisi Anda masih bisa dikatakan normal. Namun, jika jumlahnya jauh melampaui angka tersebut, Anda bisa konsumsi sayuran penurun kolesterol tinggi.

Baca Juga: Daftar Buah untuk Membantu Menurunkan Kolesterol, Konsumsi Secara Rutin

Sayuran penurun kolesterol tinggi

Dirangkum dari pemberitaan Kompas.com, daftar sayuran penurun kolesterol secara cepat antara lain:

1. Bayam

Sayuran penurun kolesterol tinggi yang pertama adalah bayam. Sayuran hijau gelap, seperti bayam, dinilai paling efektif dalam menurunkan kolesterol.

Tak hanya itu saja, salah satu sayuran penurun kolesterol ini juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Hal itu dikarenakan kandungan lutein dan karotenoid dalam bayam yang menjadi peran penting dalam menyingkirkan radikal bebas berbahaya dalam tubuh.

2. Tomat

Sayuran penurun kolesterol tinggi yang kedua adalah tomat. Selain dikenal membantu melawan kanker, tomat juga dipercaya dapat membantu menurunkan kolesterol. Hal itu karena tomat mengandung likopen, yaitu antioksidan yang memberi warna merah pada tomat.

Sebuah penelitian mengemukakan bahwa mengonsumsi likopen tiap hari sebanyak 25 mg dapat membantu menurunkan low-density lipoprotein cholesterol (LDL) atau dikenal sebagai kolesterol jahat sebanyak 10 persen.

3. Terong

Sayuran penurun kolesterol tinggi yang ketiga adalah terong. Salah satu manfaat terong yaitu membantu menurunkan kolesterol jahat.

Tidak hanya itu saja, mengonsumsi sayur yang dapat ditemukan dengan mudah ini juga bermanfaat meningkatkan fungsi jantung serta menurunkan gula darah.

4. Bawang putih

Sayuran penurun kolesterol tinggi yang keempat adalah bawang putih. Bumbu dapur bawang putih telah lama digunakan sebagai bahan masakan dan obat-obatan yang membantu menjaga kesehatan tubuh.

Sebuah studi mengemukakan bahwa mengonsumsi bawang putih dapat menurunkan kolesterol jahat, akan tetapi masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut perihal ini.

Makanan lain penurun kolesterol

Selain sayuran, ada juga beragam makanan penurun kolesterol tinggi. Makanan penurun kolesterol tinggi antara lain gandum, kacang-kacangan, buah apel, anggur, stroberi, ikan.

Selain itu, untuk menurunkan kolesterol tinggi, Anda harus ubah gaya hidup. Jalangkan gaya hidup sehat seperti rutin olahraga, tidur cukup dan kurangi konsumsi goreng-gorengan.

Itulah jenis madu dan sayuran penurun kolesterol secara cepat. Jika sakit berlanjut segera hubungi dokter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru