Reproduksi dan Seks

Jarang diketahui, ini 5 manfaat jika sering berpelukan dengan pasangan

Kamis, 10 Desember 2020 | 15:24 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Jarang diketahui, ini 5 manfaat jika sering berpelukan dengan pasangan

ILUSTRASI. Jarang diketahui, ini 5 manfaat jika sering berpelukan dengan pasangan.


KONTAN.CO.ID -  Anda mungkin sering mendengar istilah cuddling. Berpelukan atau cuddling memiliki banyak manfaat untuk tubuh dan mental. 

Berpelukan bisa dilakukan dengan pasangan, teman, dan buah hati tercinta. Cuddling ternyata sangat bermanfaat untuk Anda dan pasangan

Menurut Carla Marie Manly, PhD, seorang psikolog klinis melalui Well and Good, saat kecil kita belajar jika berpelukan membuat kita merasa dicintai dan aman. 

Dengan berpelukan kita merasa lebih dicintai oleh pasangan, bahkan tanpa ditunjukkan dengan kata-kata. Selain merasa dicintai, berpelukan juga membuat kita merasa nyaman dan lebih sehat.

Ada macam-macam posisi cuddle yang bisa Anda coba bersama pasangan. Anda bisa melakukannya saat berbaring di kasur atau sedang duduk di sofa berdua. 

Baca Juga: 5 Skill yang harus mahasiswa miliki biar siap menghadapi dunia kerja

Lalu, apa saja manfaat dari berpelukan? Berikut 5 manfaat cuddling yang dihimpun KONTAN.co.id dari Well and Good dan Healthline:

  • Mengurangi stres dan rasa sakit

Saat berpelukan, usahakan Anda juga mengelus dan menepuk punggung pasangan. Gerakan sederhana ini bisa menurunkan kadar stres di diri seseorang. Rasa sakit juga bisa berkurang dengan berpelukan.

Serotonin dan dopamin terlepas saat Anda berpelukan dibarengi menepuk pelan tubuh. Dua neurotransmiter ini dipercaya dapat meningkatkan rasa bahagia dan nyaman. 

  • Meningkatkan kepuasan seksual

Cuddling setelah berhubungan intim bisa meningkatkan kepuasan seksual Anda dan pasangan. Tentu, hal ini bisa membuat kehidupan seksual Anda lebih baik. 

Cara ini juga membuat hormon oksitosin tetap terjaga. Efeknya akan memengaruhi ikatan Anda dan pasangan yang semakin erat.

Baca Juga: Hati-hati! Selingkuh secara emosional juga berbahaya, ini 5 tanda-tandanya

Editor: Tiyas Septiana


Terbaru