Kesehatan Anak

Jangan panik, ini 4 penyebab gusi bengkak pada anak

Selasa, 19 Januari 2021 | 10:08 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Jangan panik, ini 4 penyebab gusi bengkak pada anak

ILUSTRASI. Gusi bengkak pada anak bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya tumbuh gigi./Pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/08/2011.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setiap masalah kesehatan yang dialami anak-anak biasanya membuat orangtua panik. Tak terkecuali saat gusi anak mengalami pembengkakan. Namun, Anda tak perlu khawatir karena gusi bengkak pada anak bisa disembuhkan.

Anda perlu mengetahui terlebih dahulu faktor apa saja yang bisa menyebabkan gusi anak membengkak. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah menentukan pengobatan atau perawatan seperti apa yang dibutuhkan.

Beberapa faktor yang bisa menyebabkan gusi bengkak adalah gigi yang mau tumbuh, kekurangan nutrisi, kebersihan gigi dan mulut yang tak terjaga, dan masalah kesehatan lainnya. Anda perlu segera memeriksakan anak ke dokter jika gejala yang dialami cukup parah.

Tumbuh Gigi

Cardinal Family Dentistry (cardinalfamilydentistry) mengatakan bahwa tumbuh gigi jadi salah satu penyebab umum gusi bengkak pada anak. Biasanya, tumbuh gigi ditandai dengan gusi bengkak di salah satu bagian saja.

Baca Juga: Tips mengatasi gusi berdarah, bisa dilakukan tanpa obat

Anda tak perlu terlalu panik jika gusi bengkak disebabkan oleh tumbuh gigi. Hal yang perlu Anda lakukan hanyalah menyikat gigi dan gusi anak secara rutin untuk mencegah penumpukan bakteri penyebab penyakit. Jika tumbuh gigi dibarengi demam dan gejala lain, segera periksakan anak ke dokter.

Kebersihan Gigi dan Mulut

Kebersihan gigi dan mulut yang tak terjaga jadi penyebab gusi bengkak selanjutnya yang perlu Anda perhatikan. Bakteri yang menumpuk memunculkan plak yang dapat mengiritasi gusi sehingga menyebabkan inflamasi.

Usahakan untuk menyikat gigi anak minimal sebanyak dua kali, yaitu di pagi dan malam hari. Gunakan sikat gigi dengan ukuran yang sesuai dan terbuat dari bulu lembut supaya tak melukai gusi dan bagian dalam mulut yang lain.

Editor: Belladina Biananda
Terbaru