kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jangan lupa hal yang harus diperhatikan bumil sebelum vaksin Covid-19


Jumat, 27 Agustus 2021 / 10:45 WIB


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah telah memberikan izin vaksinasi virus corona (Covid-19) bagi ibu hamil atau bumil.

Hal itu telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Namun, perlu dilakukan proses skrining yang baik sebelum bumil melakukan vaksinasi.

"Jika memiliki penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut, maka vaksin dapat diberikan," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.

Juru Bicara Vaksinasi Reisa Broto Asmoro juga memberikan tips agar vaksinasi bagi bumil berjalan amal. Tidak hanya saat vaksin, persiapan sebelum vaksin juga harus dilakukan.

Baca Juga: Risiko terinfeksi Covid-19 bisa 82 kali lebih besar karena hal ini

Bumil disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan sebelum vaksinasi. Hal itu untuk mengetahui kesiapan kondisi bumil.

Selain itu, persiapan sebelum berangkat menuju tempat vaksinasi pun perlu dilakukan. Termasuk memeriksa kondisi tubuh seperti suhu dan tekanan darah.

"Semua syarat dasar terpenuhi sebelum pergi ke pos vaksin. Tidak demam, suhu di bawah 37, tensi di bawah 140/90 mmag," terang Reisa.

Bumil yang disarankan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 bila usia kandungan telah lebih dari 13 minggu atau masuk dalam trimester kedua. Pada saat itu, kondisi bayi dalam kandungan disebut telah lebih kuat sehingga aman bagi bayi.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Epidemiolog: Vaksinasi dosis ketiga baiknya diprioritaskan pada lansia dan nakes

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×