kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jangan lupa hal yang harus diperhatikan bumil sebelum vaksin Covid-19


Jumat, 27 Agustus 2021 / 10:45 WIB


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah telah memberikan izin vaksinasi virus corona (Covid-19) bagi ibu hamil atau bumil.

Hal itu telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Namun, perlu dilakukan proses skrining yang baik sebelum bumil melakukan vaksinasi.

"Jika memiliki penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut, maka vaksin dapat diberikan," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.

Juru Bicara Vaksinasi Reisa Broto Asmoro juga memberikan tips agar vaksinasi bagi bumil berjalan amal. Tidak hanya saat vaksin, persiapan sebelum vaksin juga harus dilakukan.

Baca Juga: Risiko terinfeksi Covid-19 bisa 82 kali lebih besar karena hal ini

Bumil disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan sebelum vaksinasi. Hal itu untuk mengetahui kesiapan kondisi bumil.

Selain itu, persiapan sebelum berangkat menuju tempat vaksinasi pun perlu dilakukan. Termasuk memeriksa kondisi tubuh seperti suhu dan tekanan darah.

"Semua syarat dasar terpenuhi sebelum pergi ke pos vaksin. Tidak demam, suhu di bawah 37, tensi di bawah 140/90 mmag," terang Reisa.

Bumil yang disarankan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 bila usia kandungan telah lebih dari 13 minggu atau masuk dalam trimester kedua. Pada saat itu, kondisi bayi dalam kandungan disebut telah lebih kuat sehingga aman bagi bayi.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Epidemiolog: Vaksinasi dosis ketiga baiknya diprioritaskan pada lansia dan nakes

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×