Tips Sehat

Jangan dibuang! Ini manfaat air cucian beras untuk kesehatan

Senin, 26 Oktober 2020 | 19:35 WIB Sumber: Kompas.com
Jangan dibuang! Ini manfaat air cucian beras untuk kesehatan

ILUSTRASI. Ilustrasi. Air cucian beras


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anda terbiasa membuang air cucian beras? Mulai besok tampung air tersebut dalam wadah. Air cucian beras memiliki banyak manfaat untuk kesehatan maupun kecantikan. 

Seperti namanya, air cucian beras adalah air yang didapat setelah kita mencuci beras. 

Baca Juga: Ini jus buah dan sayur yang efektif menurunkan tekanan darah tinggi Anda

Wanita di Tiongkok, Jepang, dan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia telah menjadikan air ini sebagai salah satu bentuk perawatan kulit dan rambut. 

Bedakan air cucian beras dan air tajin. Air tajin adalah air berwarna putih atau kekuningan yang kental ketika kita menanak nasi. Air ini adalah air matang karena telah dimasak pada proses membuat nasi. 

Manfaat air cucian beras 

Air cucian beras digadang-gadang mengandung banyak vitamin dan mineral yang berguna bagi kesehatan. Kandungan nutrisi dalam air cucian beras, yaitu asam amino, vitamin B dan E, mineral, serta zat antioksidan. 

Jangan gunakan air cucian beras pertama saat masih kotor. Sebaiknya pastikan beras sudah bersih, lalu ambil airnya dari cucian beras terakhir. 

Berdasarkan kandungan tersebut, manfaat air cucian beras yang dapat kita nikmati, yakni: 

1. Mencerahkan kulit 

Menggunakan air cucian beras untuk mandi atau membasuh muka dapat membuat kulit lebih cerah dan menyamarkan noda hitam. 

Bahkan, banyak produk kecantikan yang sudah menggunakan air cucian beras ini sebagai bahan tambahan, misalnya pada sabun, toner, dan krim. 

2. Mencerahkan kulit hitam akibat sinar matahari 

Jika Anda merasa kulit wajah menghitam, gunakan air cucian beras sebagai air cuci muka sehari-hari. 

Kandungan antioksidan dalam air ini dipercaya dapat merangsang produksi kolagen pada kulit yang dapat mencegah lahirnya kerutan, melindungi kulit dari dampak sinar matahari, dan bersifat anti-aging. 

3. Melembapkan kulit 

Kulit kering yang disebabkan oleh pemakaian sodium laurel sulfate (SLS) dalam berbagai produk kosmetik dapat diredakan dengan rutin menggunakan air cucian beras ini. 

4. Memperbaiki kerusakan rambut 

Kandungan inositol dalam air cucian beras dapat memperbaiki rambut yang telah rusak, termasuk kusam dan bercabang. Selain memiliki banyak manfaat, air cucian beras juga sangat ekonomis karena mudah didapat atau dibuat sendiri. 

Hati-hati mitos 

Air rebusan beras juga disebut-sebut aman diberikan pada bayi, namun klaim ini masih sangat meragukan. Sebagai orangtua, kita harus pandai memilah mana mitos dan fakta untuk kesehatan bayi.  

Berikut mitos manfaat air rebusan beras untuk anak-anak yang perlu diketahui agar tidak keliru: 

Melatih anak menjelang waktu MPASI-nya 

Banyak orangtua yang memberi anaknya dengan air cucian beras jelang waktu pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Namun, kita sebaiknya jangan menggunakan air ini sebagai pengganti MPASI itu sendiri karena tidak steril dan memang tidak diperuntukkan untuk bayi. 

Meredakan diare 

Mitos ini tidak tepat. Berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia, bayi dan anak yang sedang diare harus diberikan cairan agar tidak dehidrasi, cairan yang dimaksud adalah ASI, air putih, oralit, atau memberikan susu formula. 

Menghasilkan energi 

Hal ini adalah mitos karena air cucian beras bukan merupakan makanan. Lagipula, air ini sangat tidak efektif diberikan ke bayi dan anak. 

Sebaiknya jangan gunakan air cucian beras untuk dikonsumsi. Jangan pula meneteskan air cucian beras pada mata dan telinga. 

Air ini hanya untuk penggunaan luar, seperti pada kulit atau rambut, dan bahkan masih diperlukan penelitian lebih lanjut perihal manfaat dari air cucian beras ini.(Winubrata) 

Baca Juga: Manfaat biji bunga matahari untuk kesehatan tubuh yang harus Anda pahami

Selanjutnya: Asam dan segar, ini manfaat konsumsi belimbing wuluh untuk kesehatan tubuh Anda

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Manfaat Air Cucian Beras yang Kamu Perlu Tahu"

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru