Jangan Diabaikan! Ini 7 Tanda Penyakit Ginjal Stadium Awal

Jumat, 04 Maret 2022 | 16:59 WIB Sumber: Kompas.com
Jangan Diabaikan! Ini 7 Tanda Penyakit Ginjal Stadium Awal

ILUSTRASI. Kesehatan ginjal


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagian orang kerap mengabaikan tanda awal penyakit ginjal. Sebab, gejala penyakit ginjal mirip dengan gangguan kesehatan lainnya. 

Menurut National Kidney Foundation, hanya 10 persen penderita yang mengetahui mereka mengidap penyakit ginjal pada stadium awal.

Baca Juga: 5 Alasan Kopi Hitam Efektif Menurunkan Berat Badan

Banyak di antara penderita yang baru menyadarinya begitu kondisi penyakitnya sudah kadung parah dan kondisi ginjal sudah rusak.

Jika Anda berisiko mengidap penyakit ini seperti usia di atas 60 tahun, tekanan darah tinggi, diabetes, dan ada keluarga yang terkena gagal ginjal, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan ginjal secara berkala.

Selain itu, kenali juga beberapa tanda penyakit ginjal stadium awal yang pantang disepelekan.

Ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal

Melansir Urology Spesialist, terdapat beberapa ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal yang perlu diwaspadai, antara lain:

1. Urine keruh atau berbusa

Fungsi utama ginjal yakni memproduksi urine. Tak pelak, salah satu gejala penyakit ginjal yakni perubahan pada urine yang berbeda dari biasanya.

Jika ginjal bermasalah, urine cenderung keruh, berbusa, atau penderita jadi sering kencing.

2. Badan gampang lelah

Ginjal normal bakal menghasilkan hormon erythropoietin.

Fungsinya untuk memberikan sinyal pada tubuh agar memproduksi sel darah merah.

Saat ginjal bermasalah, produksi hormon ini berkurang dan sel darah merah jadi lebih sedikit.

Imbasnya, tubuh penderita bisa mengalami anemia dengan gejala utama badan jadi lemas atau gampang lelah, padahal tidak banyak beraktivitas.

3. Wajah atau kaki bengkak

Penderita penyakit ginjal stadium awal biasanya juga merasakan wajah atau kakinya sering bengkak.

Ketika ginjal tidak dapat mengeluarkan sisa cairan dan limbah dari tubuh, zat tersebut bakal menumpuk di sejumlah bagian tubuh.

Akibatnya, wajah, kaki, atau bagian tubuh lain rawan membengkak.

4. Sakit punggung, pinggang, dan nyeri otot

Ginjal letaknya di bagian kanan dan kiri perut. Ketika organ ini bermasalah, penderita bakal mengalami sakit punggung yang terkadang menjalar ke pinggang.

Selain itu, penyakit ginjal juga menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh.

Akibatnya, penderita jadi merasakan nyeri otot atau sekujur badan sakit.

5. Lidah terasa tidak enak seperti logam atau pahit

Gejala penyakit ginjal stadium awal lainnya yakni lidah terasa tidak enak seperti logam atau pahit.

Kondisi ini dipengaruhi penumpukan limbah di dalam darah.

Perubahan rasa tersebut tak jarang juga membuat penderita bau mulut dan tidak nafsu makan.

Kulit kering dan gatal-gatal Ketika ginjal bermasalah, keseimbangan nutrisi dan mineral di dalam darah turut terganggu.

Salah satu imbasnya, kulit jadi kering dan gatal-gatal. Biasanya, kulit gatal pada penyakit ginjal tidak kunjung sembuh walaupun sudah diobati dengan krim atau salep obat gatal.

6. Mual dan muntah

Ketika tubuh sulit mengeluarkan racun, limbah, dan cairan, zat tersebut bakal menumpuk di tubuh.

Kondisi ini apabila berkepanjangan dapat menyebabkan mual dan muntah.

Selain itu, penderita penyakit ginjal juga bisa kehilangan nafsu makan serta berat badan turun gara-gara sering mual dan muntah.

Kapan perlu waspada saat merasakan ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal?

Jika Anda merasakan tanda penyakit ginjal stadium awal di atas, segera konsultasikan ke dokter spesialis urologi.

Semakin cepat Anda mengenali ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal dan semakin cepat Anda berkonsultasi ke dokter, penyakit ini jauh lebih mudah diobati.

Apabila penyakit sudah kadung parah, penderita bisa mengalami gagal ginjal. Ketika ginjal sudah rusak, penderita perlu menjalani cuci darah seumur hidup.

Baca Juga: Mudah dan Sederhana! Ini 5 Cara Alami Mengelola Asam Urat

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal", 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru