Jangan cemas, ini 8 efek vaksin Covid-19 yang sangat umum terjadi dan bersifat ringan

Sabtu, 10 April 2021 | 11:33 WIB   Reporter: SS. Kurniawan
Jangan cemas, ini 8 efek vaksin Covid-19 yang sangat umum terjadi dan bersifat ringan

ILUSTRASI. Vaksinator mempersiapkan vaksin COVID-19 buatan Astrazeneca sebelum diberikan kepada warga di Kecamatan Kota Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (22/3/2021). ANTARA FOTO/Syaiful Arif.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah bergulir sejak 13 Januari 2021 lalu. Ingat, vaksin virus corona memiliki efek yang bersifat ringan tapi jangan cemas.

Pemerintah mengatakan, vaksinasi Covid-19 membidik sasaran 181,5 juta orang. Data Kementerian Kesehatan hingga Jumat (9 April) pukul 18.00 WIB, total 9,8 juta orang sudah menerima suntikan vaksin pertama.

Perinciannya: tenaga kesehatan sebanyak 1,4 juta orang, petugas publik mencapai 6,3 juta orang, dan lanjut usia alias lansia sebesar 1,9 juta orang. Sebanyak 4,9 juta di antaranya sudah mendapat dosis vaksin kedua. 

Hanya, Kementerian Kesehatan mengingatkan, ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang merupakan gejala medis, terjadi setelah imunisasi dan diduga terkait dengan vaksinasi.

Menurut Kementerian Kesehatan, gejala yang muncul pasca vaksinasi telah diamati sejak uji klinis dilakukan. Sehingga, bisa dipastikan vaksin tersebut aman dengan penerbitan Izin Penggunaan Darurat (EUA).

Baca Juga: Pengadaan vaksinasi Covid-19 gotong-royong, Bio Farma tak batasi pilihan merek vaksin

Kementerian Kesehatan mengungkapkan, KIPI yang sangat umum terjadi biasanya bersifat ringan: 

  • pusing
  • mual
  • nyeri otot (myalgia)
  • nyeri sendi (arthralgia)
  • nyeri di tempat suntikan
  • kelelahan
  • malaise
  • demam 

"Namun, bila keluhan berlanjut, disarankan kepada peserta vaksinasi untuk segera menghubungi petugas kesehatan atau ke fasilitas pelayanan kesehatan," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan drg. Widyawati, MKM dalam siaran pers Jumat.

Selanjutnya: BPOM prediksi EUA vaksin Merah Putih dari Eijkman diberikan pada September 2022

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru