Tips Sehat

Jalani Protokol 3M, Tim Jaksa Tuntaskan Kasus Mega Korupsi Jiwasraya

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 21:11 WIB   Reporter: Yuwono Triatmodjo
Jalani Protokol 3M, Tim Jaksa Tuntaskan Kasus Mega Korupsi Jiwasraya

ILUSTRASI. Warga berjalan di depan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta, Rabu (7/10/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tidak lah mudah menjalankan tugas jaksa di era pandemi ini. Selain dituntut menyelesaikan tugas sebaik-baiknya, jaksa juga harus mampu membentengi dirinya dari penyebaran virus corona (Covid-19).

Dalam menjalankan tugas kesehariannya, jaksa berhubungan langsung dengan berbagai pihak. Mereka yakni mulai dari penyidik kepolisian, saksi, tersangka, pengacara, hakim, panitera dan juga media.

Risiko terpapar virus, tentu cukup besar, mengingat tingginya mobilitas seorang jaksa. "Oleh karena itu, pimpinan kami Jaksa Agung, sejak awal sudah menginstruksikan agar kami semua mensukseskan program 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak)," tutur Bima Suprayoga, Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang Direktorat Penuntutan JAM PIDSUS Kejaksaan Agung, kepada KONTAN, Sabtu (24/10).

Bima menyatakan tingginya risiko terpapar bukan alasan mereka menjadi takut, namun juga tidak lantas menjadi takabur.

"Kuncinya adalah dengan melaksanakan protokol kesehatan, bukan untuk kami saja, tetapi untuk masyarakat dan utamanya keluarga kami," ujar Bima yang juga menjadi ketua tim jaksa penuntut kasus mega korupsi PT Asuransi Jiwasraya ini.

Di kejaksaan, lanjut Bima, mereka disediakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Protokol 3M tentu saja sudah menjadi hal wajib di lingkungan kejaksaan. 

Namun Bima tak memungkiri, kekhawatiran tim kejaksaan muncul saat dua terdakwa kasus Jiwasraya, yakni Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro, dinyatakan positif Covid-19. Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pun sempat lockdown selama dua pekan.

"Kami harus mengawal para terdakwa, membawa ke rumah sakit, menjaganya. Ketakutan tidak dipungkiri ada, namun ini adalah tugas negara," kenang Bima. Berkali-kali, tim jaksa menjalankan tes swab untuk memastikan dirinya tidak terpapar atau memaparkan kepada orang lain. Bersyukur, Bima dan anggota tim yang terdiri dari 30 orang jaksa, dinyatakan negatif. 

Jadwal sidang yang kadang sampai larut malam, juga merupakan tantangan tersendiri. Karena esok harinya, para jaksa ini sudah harus siap menghadiri sidang perkara lainnya.

Menjaga kebugaran tubuh, sudah pasti menjadi hal penting selain menerapkan protokol 3M. "Utamanya berdoa dan meminta doa dari orang tua. Selain itu, saya terbiasa meminum air rebusan air jahe ditambah jeruk nipis dan madu, serta tentunya mengkonsumsi makanan bergizi," pungkas Bima memberikan kiatnya agar tetap bugar.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Editor: Yuwono triatmojo


Terbaru