Jaga jarak tak efektif cegah Covid-19? Cek laporannya

Kamis, 02 Desember 2021 | 12:34 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Jaga jarak tak efektif cegah Covid-19? Cek laporannya

ILUSTRASI. Pencegahan penularan Covid-19 tak efektif jika hanya mengandalkan jaga jarak. KONTAN/Baihaii/19/11/2021


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu protokol kesehatan Covid-19 yang perlu Anda lakukan adalah menjaga jarak dengan orang lain ketika berada di tempat umum. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya menjaga jarak tak cukup efektif mencegah infeksi Virus Corona.

Peneliti dari University of Cambridge menggunakan teknologi untuk melihat bagaimana penyebaran droplet Virus Corona menyebar saat penderitanya batuk. Ketika tidak memakai masker, penderita Covid-19 bisa menularkan virus ke orang lain yang berjarak 2 m, bahkan saat berada di outdoor.

Mengutip dari The Week (theweek.in), tiap orang memiliki intensitas batuk yang berbeda-beda sehingga tiap orang sebaiknya menjaga jarak antara 1 m sampai 3 m. Hal itu bisa disesuaikan dengan risiko penularan dan kebijakan pemerintah di tempat tinggal Anda.

Baca Juga: Varian Omicron menyebar, WHO minta perketat protokol kesehatan

Ketika penderita Covid-19 bersin, droplet Virus Corona yang berukuran besar bisa langsung jatuh tak jauh dari penderita. Nah, droplet yang berukuran kecil yang bisa menyebar hingga lebih dari 2 m. Seberapa jauh penyebaran droplet juga dipengaruhi dengan ventilasi udara ruangan di mana Anda berada.

Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa efektivitas jaga jarak jika dibarengi dengan protokol kesehatan yang lain. mulai dari vaksinasi Covid-19, memakai masker yang sesuai dengan standar kesehatan, dan menjaga ventilasi udara ruangan supaya tetap baik.

Baca Juga: WHO memperingatkan, varian Omicron bakal beredar di banyak negara

Melansir The Week, sebaiknya tetap gunakan masker saat Anda berada dalam ruangan. Hal yang sama juga tetap perlu Anda lakukan meski sudah mendapat vaksin Covid-19. Vaksin hanya meningkatkan perlindungan tubuh, bukan membuat Anda kebal dari penyakit itu.

Tidak berhenti sampai di situ, usahakan untuk selalu menjaga kekuatan sistem imun tubuh, ya. Anda bisa mengonsumsi makanan bergizi, rajin olahraga, dan mengelola stres dengan baik. Minum suplemen vitamin tambahan juga bisa Anda jadikan pilihan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Belladina Biananda

Terbaru