Covid-19

Jaga jarak, pengaturan tata letak meja di kantor bisa diperhatikan

Kamis, 22 Juli 2021 | 11:10 WIB   Reporter: Bidara Pink
Jaga jarak, pengaturan tata letak meja di kantor bisa diperhatikan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tak hanya menerapkan gerakan 5M untuk meminimalisir penularan Covid-19, dalam era kenormalan baru ini, penataan kantor menjadi salah satu hal yang penting. 

Supervisor Departement Marketing Operation Support (MOS) PT Yakult Indonesia Persada Palembang Lydia Yuliati mengatakan, kantornya saat ini benar-benar memperhatikan tata letak meja untuk menerapkan jaga jarak. 

“Sekarang ada yang bekerja dari rumah atau working from home (WFH) dan ada yang bekerja dari kantor atau working from office (WFO). Nah, kapasitas orang di dalam kami terapkan maksimal 7 orang dari yang sebelumnya kapasitasnya bisa banyak orang,” ujar Lydia kepada Kontan.co.id. 

Baca Juga: Ekonom: PPKM diperpanjang bisa tekan pertumbuhan konsumsi rumah tangga

Meja pun ditata sedemikian rupa. Jarak antara meja satu dengan meja lainnya adalah samping kanan dan kiri berjarak 1 meter hingga 2 meter. Sementara jarak depan dan belakang adalah 3 meter. 

Tak hanya itu, Yakult juga mementingkan sirkulasi udara yang baik. Memang, ruangan kantor di Yakult yang menggunakan air conditioner (AC) membuat lubang ventilasi udara ditutup. Untuk itu, kantornya rutin membuka pintu dan jendela di jam-jam tertentu. 

“Kalau pagi pasti akan kami buka untuk dapat matahari pagi juga. Sekitar jam 11 akan mematikan AC, buka pintu dan jendela hingga jam 1 untuk dapat aliran udara, baru menyalakan AC lagi,” terangnya. 

Lydia juga bilang, di kantornya diterapkan tidak boleh ngobrol saat jam makan siang untuk menghindari penularan virus Covid-19 dari droplets

Baca Juga: UPDATE corona di Jakarta Rabu 21 Juli 2021 positif 5.904, sembuh 10.558 meninggal 95

Selain itu, Yakult juga tegas dalam menetapkan peraturan terkait protokol kesehatan. Setiap pegawai wajib mengenakan masker dengan benar, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

“Bahkan ada sanksi untuk yang melanggar. Seperti contohnya, kedapatan makan sambil ngobrol akan diberi surat teguran. Sampai 4 kali, nanti diberi surat peringatan,” tandasnya. 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: UPDATE Corona Indonesia, Rabu (21/7): Tambah 33.772 kasus baru, patuhi 5M

 

Editor: Tendi Mahadi
Terbaru