Inilah ukuran detak jantung normal berdasarkan tingkatan usia

Jumat, 11 Desember 2020 | 09:31 WIB Sumber: Kompas.com
Inilah ukuran detak jantung normal berdasarkan tingkatan usia

ILUSTRASI. Inilah ukuran detak jantung normal berdasarkan tingkatan usia. Tribunnews/Jeprima


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Detak jantung adalah salah satu indikator kesehatan untuk memantau tingkat kebugaran tubuh. Namun, setiap tingkatan umur memiliki jumlah detak jantung yang ideal, berapa?

Menurut American Heart Association, detak jantung atau denyut nadi menunjukkan berapa kali jantung berdegup. Dalam satu kali sesi pengukuran, denyut jantung dihitung setiap satu menit.

Detak jantung dapat dideteksi atau dipantau di nadi pergelangan tangan, siku bagian dalam, leher bagian samping, atau punggung telapak kaki. Untuk mendapatkan hasil pembacaan denyut nadi paling tepat, letakkan tiga jari tangan Anda di atas nadi tempat detak jantung terdeteksi.

Setelah itu, hitung jumlah detaknya selama 60 detik atau selama satu menit. Detak jantung normal per menit sesuai usia Melansir Medical News Today, jantung adalah organ otot yang terletak di dada.

Saat berdetak, jantung memompa darah yang mengandung oksigen dan nutrisi penting ke seluruh tubuh. Jantung yang sehat dapat memberikan pasokan darah kaya oksigen dan nutrisi yang tepat untuk tubuh.

Baca juga: Promo Dufan Desember, hanya Rp 50.000 per orang bebas pilih wahana

Meskipun detak jantung normal bukan jaminan seseorang bebas masalah kesehatan, tapi bisa digunakan menjadi tolok ukur untuk mengidentifikasi berbagai masalah kesehatan. Untuk itu, penting untuk mengetahui apakah detak jantung Anda dalam rentang normal.

Salah satu yang perlu dipantau adalah detak jantung istirahat atau denyut nadi saat seseorang berada dalam kondisi rileks. Detak jantung normal saat beristirahat patokannya berkisar antara 60 sampai 100 kali detak per menit.

Agar hasilnya lebih akurat, pengukuran detak jantung ini perlu menunggu momentum yang tepat saat tubuh dalam kondisi yang benar-benar rileks. Jika Anda baru mengerjakan aktivitas fisik, tunggu lima menit sebelum mengukur denyut nadi.

Institut Kesehatan Nasional AS (NIH) menerbitkan panduan detak jantung normal dalam kondisi istirahat sesuai usia. Berikut penjabarannya:

  • Usia di bawah 1 bulan: detak jantung normal 70 sampai 190 kali per menit
  • Usia 1 sampai 11 bulan: detak jantung normal 80 sampai 160 kali per menit
  • Usia 1 sampai 2 tahun: detak jantung normal 80 sampai 130 kali per menit
  • Usia 3 sampai 4 tahun: detak jantung normal 80 sampai 120 kali per menit
  • Usia 5 sampai 6 tahun: detak jantung normal 75 sampai 115 kali per menit
  • Usia 7 sampai 9 tahun: detak jantung normal 70 sampai 110 kali per menit
  • Usia di atas 10 tahun: detak jantung 60 sampai 100 kali per menit

Detak jantung akan semakin melambat saat seseorang melewati masa kanak-kanak menuju remaja. Detak jantung olahragawan atau atlet yang terbiasa menjalani latihan fisik umumnya juga lebih lambat, terkadang detak jantung dalam kondisi istirahatnya bisa antara 40 sampai 60 kali per menit. Kondisi ini dipengaruhi kemampuan jantung yang lebih efisien atau terampil dalam bekerja sebagai dampak positif latihan olah fisik.

Selain kecepatan, detak jantung normal juga ditakar dari ritmenya. Detak jantung normal berdegup teratur, stabil, dan tidak melompat-lompat.

Editor: Adi Wikanto


Terbaru