kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Inilah 3 vitamin dan mineral untuk pasien Covid-19 isolasi mandiri


Jumat, 16 Juli 2021 / 08:54 WIB
Inilah 3 vitamin dan mineral untuk pasien Covid-19 isolasi mandiri
ILUSTRASI. Pasien Covid-19 gejala ringan atau tanpa gejala disarankan mengonsumsi sejumlah vitamin dan mineral selama melakukan isolasi mandiri.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasien Covid-19 gejala ringan atau tanpa gejala disarankan mengonsumsi sejumlah vitamin dan mineral selama melakukan isolasi mandiri. Pemberian vitamin dan mineral tersebut untuk membantu proses penyembuhan ketika penderita terinfeksi virus corona SARS-CoV-2. 

Menurut rekomendasi Kementerian Kesehatan, penderita Covid-19 gejala ringan dan tanpa gejala perlu minum vitamin C, D, dan zinc, atau multivitamin (dengan komposisi vitamin C, D, E, zinc). 

Berikut penjabaran jenis vitamin dan mineral untuk pengidap Covid-19 gejala ringan dan tanpa gejala yang menjalani isolasi mandiri. 

1. Vitamin C 

Penderita Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri disarankan mengonsumsi vitamin C jenis non-acidic bagi yang lambungnya sensitif, atau mengonsumsi tablet isap vitamin C. 

Melansir Buku Saku Tanya Jawab Isoman yang dirilis RSCM, dosis vitamin C yang direkomendasikan sesuai usia dan kondisi kesehatan. 

- Untuk usia 1-3 tahun: maksimal dosis vitamin C 400 miligram per hari 

- Untuk usia 4-8 tahun: maksimal dosis vitamin C 600 miligram per hari 

- Untuk usia 9-13 tahun: maksimal dosis vitamin C 1.200 miligram per hari 

- Untuk usia 12-18 tahun: maksimal dosis vitamin C 1.800 miligram per hari 

- Untuk usia 18 tahun ke atas: maksimal dosis vitamin C 500 miligram 3-4 kali per hari 

Baca Juga: Pasien isolasi mandiri dapat obat dan vitamin gratis dari Kemenkes, ini daftarnya

Sebelum mengonsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen, pastikan penderita Covid-19 berkonsultasi lebih dulu dengan dokter yang menangani. Pasalnya, minum vitamin C lebih dari 1.000 miligram per hari bisa meningkatkan risiko sakit perut sampai diare. 

Untuk meningkatkan asupan vitamin C, penderita juga dapat mengonsumsi beberapa sumber vitamin C alami seperti jambu, tomat, jeruk, pepaya, paprika, stroberi, sampai brokoli. 

Perlu diketahui, terdapat beberapa manfaat vitamin C. Dilansir dari WebMD, vitamin C salah satunya berfungsi untuk membantu tubuh melawan infeksi.

Baca Juga: Vitamin-Vitamin yang Diperlukan Tubuh Saat Pandemi




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×