kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45908,54   -10,97   -1.19%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ini Tahapan Tumbuh Kembang Anak 4 Tahun, Cek Makanan Menambah Berat Badan


Senin, 25 September 2023 / 06:54 WIB
Ini Tahapan Tumbuh Kembang Anak 4 Tahun, Cek Makanan Menambah Berat Badan
ILUSTRASI. Ini Tahapan Tumbuh Kembang Anak 4 Tahun, Cek Makanan Menambah Berat Badan


Reporter: Adi Wikanto, Helvana Yulian | Editor: Adi Wikanto

Tahap Tumbuh Kembang Anak - Jakarta. Kenali tahap tumbuh kembang anak usia 4 tahun. Jika anak terlihat kurus, berikan sejumlah makanan menambah berat badan berikut.

Orang tua wajib mengetahui tahap tumbuh kembang anak. Dengan demikian, jika tumbuh kembang anak belum mencapai standar, orang tua bisa mengambil tindakan yang diperlukan.

Dilansir dari Kompas.com, tahap tumbuh kembang anak berusia 4 tahun bisa dilihat dari pertambahan berat dan tinggi badan, menunjukkan kemandirian, aktif secara fisik, dan bisa berkomunikasi dengan baik. Dalam beberapa momen, si kecil mungkin mulai dapat mempertahankan argumennya dan menunjukkan simpati kepada orang lain.

Lalu seperti apa tahap tumbuh kembang anak 4 tahun?

Baca Juga: 8 Manfaat Bayam untuk Kesehatan yang Menakjubkan

Tahap tumbuh kembang anak 4 tahun

Menurut Verywell Family, berikut tahap tumbuh kembang anak usia 4 tahun yang perlu diketahui para orangtua:

  • Berat badan ideal anak laki-laki yaitu 12,7-22,7 kg, sementara perempuan 12,3-23,2 kg (menurut Kemenkes)
  • Tinggi badan ideal anak laki-laki yaitu 103,3 cm, sementara perempuan 102,7 cm (menurut Kemenkes)
  • Anak semakin aktif, bisa melompat dan memanjat tanpa perlu bantuan ayah dan ibunya
  • Beberapa anak dapat melakukan gerakan jungkir balik dan berdiri dengan satu kaki selama 10 detik atau lebih
  • Sudah bisa memakai dan melepas pakaian tanpa bantuan
  • Dapat mengisi air ke dalam gelas atau botol tanpa tumpah
  • Sudah mulai terlatih menggunakan toilet, meski terkadang masih mengompol
  • Anak mulai memahami perasaan orang lain, misalnya dapat menghibur teman atau anggota keluarga yang sedang sedih
  • Suka membantu pekerjaan rumah
  • Bergerak dan terlibat dalam permainan yang memerlukan aktivitas fisik
  • Anak mulai bisa menempatkan diri, misalnya bersikap tenang saat berada di perpustakaan
  • Si kecil mulai memahami soal waktu, misalnya bangun tidur di pagi hari
  • Anak bisa menyebutkan nama lengkapnya Kebanyakan anak usia 4 tahun sudah bisa menghafal dan melafalkan beberapa kata atau frasa dari lagu dan puisi anak-anak
  • Anak-anak pada usia ini suka bercerita dan menebak kelanjutan isi dari buku cerita atau dongeng
  • Anak dapat berkomunikasi dengan kalimat sederhana
  • Si kecil mampu memahami perintah atau intruksi dari orang dewasa
  • Anak memiliki kemauan yang kuat, misalnya dalam mempertahankan argumennya.

Kapan perlu ke dokter untuk berkonsultasi mengenai tumbuh kembang anak 4 tahun?

Pertumbuhan dan perkembangan setiap anak berbeda-beda, namun ada tanda-tanda tertentu yang bisa menunjukkan bahwa si kecil mungkin mengalami keterlambatan tumbuh kembang.

Dilansir dari The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada beberapa tanda anak usia 4 tahun mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Dalam hal motorik, jika Anak Anda tidakk dapat melompat atau kesulitan menulis, mencoret-coret, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Hal lain yang perlu Anda khawatirkan yaitu anak-anak belum bisa mengenakan pakaiannya sendiri, belum bisa buang air besar dan buang air kecil di toilet, atau tidak mampu menjawab pertanyaan sederhana.

Kurangnya keterampilan sosial, seperti tidak tertarik memainkan permainan pura-pura yang mengandalkan imajinasi anak (pretend play), tidak suka bermain dengan teman sebaya, atau bersosialisasi, sebaiknya bawa si kecil ke klinik tumbuh kembang.

Terakhir, jika keterampilan anak Anda mengalami kemunduran, CDC menyarankan agar orangtua segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

Makanan untuk menambah berat badan

Ada beberapa makanan sehat bernutrisi untuk menambah berat badan, misalnya, telur, susu, nasi, kacang-kacangan, daging merah, keju, dan masih banyak lagi. 

Menambah berat badan dengan cepat tidak hanya bisa dilakukan dengan makan banyak.

Anda perlu memperhatikan makanan penambah berat badan dan kandungan gizi di dalamnya. 

Bersumber dari Mayo Clinic, berikut beberapa makanan sehat bernutrisi untuk menambah berat badan yang bisa Anda coba, antara lain:  

1. Susu

Makanan untuk menambah berat badan pertama adalah susu dan produk olahannya. Susu mengandung protein, karbohidrat, dan lemak yang sangat baik. 

Kandungan protein di dalamnya, baik untuk Anda yang ingin menambah massa otot. 

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mengandung lemak sehat, sehingga jika dikonsumsi secara teratur, akan membantu menaikkan berat badan. 

Jadikan kacang sebagai camilan Anda di antara waktu makan. Namun, pilih kacang yang diolah secara tepat, seperti dipanggang tanpa tambahan gula dan garam. 

3. Kentang dan umbi-umbian

Kentang dan umbi-umbian seperti singkong dan ubi jalar merupakan sumber karbohidrat kompleks atau yang juga sering disebut pati (starch). 

Selain menambah asupan kalori harian, pati juga menyediakan energi dalam bentuk glukosa dan sebagian akan disimpan dalam tubuh sebagai glikogen. 

4. Roti gandum

Makanan untuk menambah berat badan selanjutnya adalah roti gandum. Sumber karbohidrat lain yang tak kalah mudah untuk Anda temui adalah roti gandum. 

Jenis makanan ini tergolong sederhana, tetapi dapat menyediakan kalori yang dibutuhkan tubuh. 

5. Daging merah

Daging merah dianggap sebagai makanan untuk menambah berat badan yang ideal, karena selain mengandung kalori yang tinggi, daging juga dapat membantu membangun otot. 

Pilih potongan daging sapi yang tidak mengandung banyak lemak, untuk mengurangi risiko Anda terkena penyakit akibat lemak berlebih. 

Itulah tahap tumbuh kembang anak 4 tahun dan sederet makanan sehat untuk menambah berat badan. Semoga anak-anak kita tumbuh sehat sesuai tahapan tumbuh kembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×