kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ini Pertanda Anak Anda Mungkin Terinfeksi Varian Omicron, Waspada!


Kamis, 17 Februari 2022 / 04:20 WIB
Ini Pertanda Anak Anda Mungkin Terinfeksi Varian Omicron, Waspada!


Sumber: The Sun,Business Insider | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Varian Omicron masih menyebar di seluruh dunia, menginfeksi anak-anak dan orang dewasa. Baru-baru ini, seorang ahli menyoroti satu gejala yang bisa menandakan infeksi varian Omicron pada anak-anak.

Dr. Andrew Pavia, spesialis penyakit menular pediatrik di Rumah Sakit Anak Primer di Utah, mengatakan kepada The Sun bahwa varian omicron bekerja secara berbeda pada anak-anak.

“Kami melihat pergeseran ke arah lebih banyak penyakit pada anak-anak yang lebih muda; itu mungkin ada hubungannya dengan perubahan virus,” jelas Dr. Pavia.

Dia menambahkan, varian Omicron lebih menyerang saluran udara (atas) dibanding paru-paru, dan anak-anak yang lebih kecil memiliki saluran udara yang lebih kecil.

Menurut The Sun, batuk dengan bunyi tertentu, sering kali menjadi pertanda bahwa anak tersebut mungkin terinfeksi varian Omicron.

Baca Juga: Waspada! Ini Gejala Omicron Paling Umum, Kurang Umum, hingga Serius

Lebih banyak gejala

Sementara itu, Emma Duncan, seorang profesor medis di King's College London, baru-baru ini mengatakan kepada Business Insider bahwa ada sejumlah gejala COVID-19 yang mungkin dialami anak-anak lebih banyak daripada orang dewasa.

Gejala varian omicron teratas untuk anak-anak — berdasarkan studi ZOE COVID-19 — meliputi:

  • Kelelahan.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Pilek.
  • Bersin.
  • Demam.
  • Batuk.

Baca Juga: Omicron Kian Menjadi, Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Sudah Lebih 300.000 Kasus

Duncan mengatakan bahwa vaksin COVID-19 dapat melemahkan frekuensi dan lamanya gejala varian omicron ini, tetapi datanya masih belum jelas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×