Kesehatan Umum

Ini penyebab seseorang terkena insomnia

Selasa, 28 April 2020 | 20:13 WIB Sumber: Kompas.com
Ini penyebab seseorang terkena insomnia

ILUSTRASI. Ilustrasi. Seseorang mengalami insomnia alias susah tidur.

KONTAN.CO.ID - Sebagian orang ada yang mengalami insomnia alias susah tidur. Padahal tidur malam yang cukup dan berkualitas penting untuk menjaga kesehatan tubuh. 

Untuk mengatasinya tidak sedikit dari penderita insomnia yang mengkonsumsi obat tidur. Padahal ada cara lain untuk mengatasi masalah insomnia tersebut yakni merubah gaya hidup 

Baca Juga: Terlalu banyak minum kopi bisa mengancam kesehatan

Langkah pertama untuk melakukannya adalah mengetahui apa saja penyebab sulit tidur yang jarang Anda sadari. Kebanyakan orang mengalami susah tidur pada waktu-waktu tertentu, biasanya saat menghadapi stres. Tetapi secara umum ada penyebab umum seseorang terkena insomnia. 

Nyeri kronik 

Setiap kondisi yang bisa membuat orang-orang tidak nyaman sudah pasti juga mengganggu tidur. 

Artritis, sakit punggung, asam refluks, dan sebagainya, merupakan kondisi yang dapat membuat kita terjaga sampai larut malam. Yang lebih buruk, kurang tidur justru membuat ambang nyeri kita lebih rendah. 

Kecemasan atau depresi 

Emosi yang naik turun juga dapat membuat kita sulit memejamkan mata. Tetapi jika gangguan sulit tidur ini selalu kita rasakan setiap malam, mungkin ada kecemasan atau depresi yang menjadi pemicunya. 

Obat-obatan 

Periksalah lemari obat Anda. Beberapa jenis obat, misalnya untuk mengatasi flu, tekanan darah tinggi, atau asma, bisa membuat kantuk sulit datang. 

Walau Anda merasa sudah tidak minum kopi menjelang waktu tidur, ternyata ada obat-obatan yang memiliki kandungan kafein atau stimulan lainnya. Beberapa jenis obat memang bisa mengganggu fase tidur dalam (REM), menghambat produksi melatonin, serta mengganggu kadar alami enzim dalam tubuh. 

Pola makan dan minum 

Tanpa disadari apa yang Anda asup merupakan penyebab susah tidur. Para ahli menyarankan menghindari kafein paling tidak 6 jam sebelum tidur. 

Kafein juga terdapat dalam cokelat dan teh. Makan besar terlalu dekat waktu tidur juga memicu rasa panas di dada sehingga kita susah tidur. 

Penyakit saraf 

Gangguan pada saraf dan otak juga bisa menyebabkan susah tidur. Hal ini terjadi karena ada perubahan di area otak dan zat kimia tertentu.

Alergi 

Penelitian menunjukkan, 59 persen orang yang mengalami alergi pada saluran hidung mengeluhkan susah tidur karena gejalanya kambuh. Sindrom kaki tak mau diam Sindrom kaki tak mau diam atau restless leg syndrome menimbulkan sensasi tidak nyaman pada kaki sehingga kita menjadi susah tidur.(Lusia Kus Anna)

Baca Juga: Insomnia bisa meningkatkan risiko seseorang terkena asma

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyebab Insomnia yang Jarang Disadari", 

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru