kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Ini kebaikan nasi merah


Senin, 25 Januari 2016 / 13:21 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Konsumsi nasi merah sudah menjadi bagian tren hidup sehat sejumlah kalangan.

Apakah Anda salah satunya? Jika belum, coba pahami manfaatnya berikut ini.

Berdasarkan data dari USDA Nutrient Database, 100 gram nasi merah mengandung 112 kalori.

Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan dengan 100 gram nasi putih yang mengandung 127 kalori.

Wajar jika beras merah disarankan sebagai pilihan menu untuk diet rendah kalori.

Meskipun nilai kalorinya lebih kecil, kandungan nutrisi pada beras merah justru lebih tinggi, mulai dari serat hingga vitamin dan mineralnya.

Beras merah diketahui kaya akan mineral mangan, selenium, fosfor, magnesium, dan vitamin B.

Semuanya berperan dalam menunjang kegiatan sehari-hari.

Jenis beras ini juga memiliki indeks glikemik rendah karena kandungan seratnya tinggi.

Indeks glikemik sendiri menggambarkan kecepatan suatu makanan meningkatkan kadar gula darah setelah konsumsi.

Kandungan serat ini didapatkan pada sisa kulit ari dari proses penggilingan yang tidak sepenuhnya.

Serat pada beras merah pun berperan penting dalam memperlambat proses pencernaan dan masuknya glukosa ke dalam darah.

Karena itulah, lonjakan gula darah setelah konsumsi nasi merah tidak setinggi lonjakan setelah mengonsumsi nasi putih.

Hal ini penting bagi penderita diabetes dan mereka yang ingin menjaga kadar gula darah guna menekan risiko diabetes.

Makanan tinggi serat juga lebih lama dicerna di dalam sistem pencernaan, sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama.

Efeknya, nafsu makan Anda lebih terkontrol.

Tidak hanya itu, konsumsi makanan berserat juga membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.

(Reza Pahlevi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×