CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Ini jurus Edwin Lau menjaga tubuh tetap sehat selama puasa


Minggu, 19 Mei 2019 / 03:42 WIB

Ini jurus Edwin Lau menjaga tubuh tetap sehat selama puasa


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjalankan ibadah puasa tidak berarti kita dapat mengabaikan kesehatan. Edwin Lau, Chef and Healthy Coach, mengingatkan kita untuk mengontrol makanan, agar Anda tetap sehat.

Saat bulan puasa tiba, kebanyakan orang tidak memperhatikan gizi makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Makanan manis dan mengandung karbohidrat tinggi menjadi menu favorit mereka.

Alhasil, banyak orang yang berat badan dan massa lemaknya naik. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang kadar gulanya mendadak naik selama puasa.

Ujung-ujungnya, mereka tidak bisa menjalankan ibadah puasa karena sakit. 

Apakah Anda ingin mengalami hal di atas ? Tentu tidak, kan. Nah, sebaiknya Anda harus mulai mengontrol makanan yang dikonsumsi.  

1. Berbuka puasa dengan jus buah

Untuk menjaga tubuh tetap sehat selama puasa, Anda harus mengganti menu berbuka. Gantikan menu minuman manis dan kurma dengan jus buah sebagai makanan pembuka.

Alasannya, jus buah mengandung gula, anti oksidan dan serat yang baik untuk tubuh Anda. Sehingga, tubuh Anda mendapatkan gizi cukup setelah berpuasa sehari penuh.

"Nilai gizi jus buah lebih baik daripada makanan buatan manusia," kata Edwin.

Sebagai alternatif, Anda dapat menambahkan air kelapa muda ke dalam jus buah. Selain menambah kesegaran rasa, air kelapa muda mengandung kalium yang baik untuk tubuh Anda.

Edwin mengaku minuman ini efektif mengembalikan sistem elektrolit dalam tubuh Anda setelah berpuasa.

Sebaiknya Anda berikan jedah waktu beberapa menit sebelum melanjutkan makan besar. Alasannya, agar tubuh Anda menyerap zat dalam jus buah secara maksimal.

Isi piring Anda dengan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan serat. Untuk ukurannya, Anda dapat membuatnya sama besar . Dengan begitu, tubuh Anda mendapatkan asupan gizi lengkap.  

2. Camilan sehat

Bila perut Anda merasa lapar saat malam, hindari untuk makan nasi. Lebih baik Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi.   

Misalnya, Anda dapat makan agar-agar, kacang-kacangan atau buah. Alternatif lainnya, Anda juga dapat minum susu berprotein.

3. Sahur dengan makanan yang mudah dicerna    

Saat waktu makan sahur tiba, sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna. Namun, Anda harus pastikan makanan tersebut mengandung serat dan protein tinggi.

Misalnya, Anda dapat makan sahur dengan bubur Manado, smoothies buah mix susu protein. Nasi bakar isi ayam dan puree ubi daging cincang dapat jadi menu makan Anda.

Edwin mengaku untuk menyiapkan makanan berbuka dan sahur yang bergizi tidaklah membutuhkan waktu lama. Karena, Anda dapat memasaknya sekaligus kemudian disimpan dalam kulkas.

Untuk yang belum familiar dengan cara ini. Anda dapat memulai dengan berbelanja semua bahan makanan yang dibutuhkan untuk tujuh hari ke depan.

Kemudian, Anda dapat memasaknya secara massal. Umumnya, setiap orang membutuhkan waktu tiga sampai empat jam untuk memasak semua bahan makanan.

Jangan langsung menyimpan makanan yang baru Anda masak ke dalam kulkas. Tunggu sekitar enam jam agar makanan dingin, baru Anda dapat menyimpannya ke dalam kulkas.   

Menjelang berbuka puasa dan sahur, Anda cukup memanaskan makanan sebelum disantap.


Reporter: Tri Sulistiowati
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0024 || diagnostic_web = 0.1761

Close [X]
×