Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.380
  • EMAS665.000 -0,15%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Ingin tetap sehat selama Ramadan, ini saran olahraga dari Ade Rai

Selasa, 07 Mei 2019 / 00:30 WIB

Ingin tetap sehat selama Ramadan, ini saran olahraga dari Ade Rai

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bulan Ramadan segera tiba, waktunya bagi warga muslim menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh. Agar tubuh tetap sehat Ade Rai menyarankan tetap berolahraga saat berpuasa.

Namun, tidak sedikit orang yang enggan berolahraga saat puasa karena takut badan jadi lemas. "Olahraga saat puasa tidak akan membuat badan lemas asalkan dilakukan dengan benar," katanya.

Ade menambahkan olahraga ketika puasa justru bisa menghindarkan Anda dari penyakit kolesterol, jantung, dan lainnya. Maklum saja, banyak orang suka kebablasan makan selama bulan Ramadan.

Anda ingin sehat selama puasa? Simak tips olahraga dari Ade Rai berikut ini.

1. Olahraga pagi atau sore hari

Ade bilang waktu paling tepat untuk olahraga adalah setelah sahur dan menjelang buka puasa. 

Anda tidak perlu khawatir badan jadi lemas saat olahraga karena badan punya cukup energi. Makanan yang Anda konsumsi menghasilkan cukup banyak energi untuk berolahraga. 

Bila Anda memilih untuk olahraga pagi hari, sebaiknya pilih tempat yang teduh. "Pilih jenis olahraga yang tidak menghasilkan banyak keringat misalnya jalan kaki," tambahnya. 

Namun, bila Anda memilih olahraga sore hari sebaiknya pilih waktu 30 menit sebelum berbuka. Anda bisa melakukan olahraga di dalam atau luar ruangan.

Anda bisa melakukan olahraga jenis kardio seperti berenang, jongging, skipping, dan lainnya.

"Kelebihan olahraga sore hari adalah lemak tubuh lebih mudah terbakar," katanya. Jadi, untuk Anda yang sedang berdiet pilihlah olahraga di sore hari.

2. Olahraga selama 20-40 menit

Selama berpuasa, kita tidak perlu ngoyo saat berolahraga. Cukup berolahraga semampunya.

Ade mengatakan durasi ideal untuk berolahraga adalah 20-40 menit sehari. Bila baru mulai, Ade menyarankan kita untuk rutin berolahraga selama 15-20 menit.

Perlu diingat, kita harus menggunakan waktu tersebut sebaik mungkin dan menghindari waktu istirahat yang berlebihan saat berolahraga.

3. Awali dengan olahraga kardio

Anda tetap dapat melakukan olahraga kardio saat berpuasa. Ade mengaku olahraga ini dapat membakar lemak dalam tubuh secara maksimal. Selain itu, olahraga kardio dapat meningkatkan kekuatan jantung.

"Kardio sebaiknya dilakukan 20-25 menit menjelang berbuka puasa," katanya. Setelah itu, Anda bisa minum air putih cukup untuk menggantikan cairan yang keluar.

Bila ingin olahraga pagi hari, Anda bisa menggantikan kardio dengan jalan kaki sehingga tidak terkena dehidrasi setelah berolahraga.

4. Akhiri dengan pengencangan otot

Tutup sesi olahraga Anda dengan pengencangan otot, misalnya angkat beban, plank, dan lainnya.

Ade bilang jenis olahraga ini paling bagus dilakukan setelah berbuka puasa karena tubuh mempunyai energi baru yang dapat dibakar.

Sebelum melakukan pengencangan otot, sebaiknya Anda minum air dan makan buah. "Hindari makan nasi agar tubuh fokus membakar gula dan otot jadi lebih kencang," katanya.

Anda dapat melakukan olahraga ini sekitar 10-15 menit. Anda wajib menghindari istirahat berlebihan agar olahraga berjalan maksimal.


Reporter: Tri Sulistiowati
Editor: Tri
Video Pilihan

TERBARU
Mudik Smart 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = 0.0556 || diagnostic_web = 0.3478

Close [X]
×