Indo Raya Tenaga Gelar Vaksinasi Booster pada Karyawan dan Masyarakat Sekitar

Kamis, 29 September 2022 | 21:32 WIB   Reporter: Avanty Nurdiana
Indo Raya Tenaga Gelar Vaksinasi Booster pada Karyawan dan Masyarakat Sekitar

ILUSTRASI. Vaksin booster yang digelar IRT sasarannya adalah karyawan dan masyarakat umum dengan target vaksin 800 orangANTARA FOTO/Fauzan/tom.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus Covid-19 memang sudah melandai. Meski begitu PT Indo Raya Tenaga, Special Purpose Company (SPC) untuk proyek PLTU Ultra Super Critical Jawa 9&10 (2 x 1.000 MW) tetap berusaha memberikan vaksin booster Covid-19, kepada warga sekitar  PLTU Jawa 9&10, serta para karyawan lapangan.

Pemberian vaksin booster gratis ini digelar Kamis (29/9) di Site Office PT IRT. Pelaksana dari vaksin booster Covid-19 adalah tenaga kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Banten.  Mereka telah menyiapkan 800 vaksin kepada penerima vaksin. 

Koordinator Pelaksana Kegiatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Kelas I Banten Endang Syarifatul Anwar mengatakan, vaksin booster kali ini sasarannya adalah karyawan dan masyarakat umum dengan target vaksin 800 orang. "Kegiatan rencana diselenggarakan dua hari ke depan, sekaligus dalam rangka meningkatkan daya tahan kembali terhadap para masyarakat yang divaksin sehingga serangan virus Covid-19 bisa diantisipasi," kata Endang.

Baca Juga: UPDATE Covid-19 Indonesia, 29 September: Tambah 2.003 Kasus Baru, Meninggal 17

General Manager IRT Steve Adrianto menuturkan, mendukung penuh upaya untuk menjaga kesehatan pekerja di lapangan dan masyarakat di sekitar proyek pembangkit PLTU USC Jawa 9&10. Terutama dalam menekan peredaran Covid-19 yang belum usai. 

"Pemberian vaksin booster Covid-19 ini merupakan bagian dari komitmen IRT untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan para pekerja dan masyarakat sekitar proyek pembangkit PLTU Jawa 9&10," ujar Steve. Ia memastikan, pemberian vaksin booster Covid-19 ini, IRT akan terus berkomitmen menjalankan program kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan pekerja serta masyarakat sekitar. 

IRT juga sudah beberapa kali melakukan  program pelatihan untuk kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), program pelatihan UMKM, memberikan fasilitas sanitasi, hingga memberikan beasiswa, juga pendidikan untuk peningkatan skill kepada warga sekitar. 

Baca Juga: Per 28 September: Kasus Corona RI Tembus 6.427.764 dengan Angka Meninggal 158.076

Hasan, karyawan lapangan pembangkit berteknologi Ultra Super Critical ini mengatakan, pemberian vaksin boster ini sangat membantu karena virus Covid-19 belum hilang sepenuhnya. "Program ini dibutuhkan masyarakat dan sangat membantu masyarakat mendapatkan vaksin boster," ucap dia.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Evelyn Yolanda Panggabean mengatakan, sebagian besar karyawan pelaku industri sudah melaksanakan vaksin booster. "Dalam rangka pengawasan pada industri untuk menerapkan K3 ada ketentuan setiap bulannya pihak perusahaan membuat laporan kepada Dinas Kesehatan Kota Cilegon," kata dia.

Yolanda juga menyarankan warga tetap menjalankan protokol kesehatan. Dinkes Cilegon juga menggelar vaksinasi di tempat umum seperti di acara car free day setiap hari Minggu. Selain itu, vaksin booster juga sudah tersedia di seluruh Puskesmas Kota Cilegon.

"Pemerintah memprioritaskan vaksin booster tahap dua untuk tenaga kesehatan dan ke depannya baru masyarakat umum. Apalagi cakupan vaksin booster tahap pertama masih banyak masyarakat yang belum mendapat vaksin tersebut," ujar Yolanda.

Baca Juga: UPDATE Covid-19 Indonesia, 28 September: Tambah 1.915 Kasus Baru, Meninggal 19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Avanty Nurdiana

Terbaru