CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Hindari mie instan terlalu pedas, ini bahayanya


Rabu, 16 November 2016 / 14:25 WIB

Hindari mie instan terlalu pedas, ini bahayanya


Jakarta. Mie instan super pedas menjadi populer di Indonesia karena banyak orang yang penasaran dengan rasanya. Apalagi, mayoritas orang Indonesia memang menyukai rasa pedas. Jika Anda termasuk orang yang ingin mencoba mi instan super pedas, ketahui dulu apa dampaknya bagi kesehatan lambung.

Menurut dokter spesialis gizi klinik Stella Evangeline Bela, orang yang sudah memiliki penyakit maag sebaiknya tidak mengonsumsi makanan terlalu pedas. "Hati-hati dengan pedasnya karena bisa mengiritasi lambung. Ini karena lambung kita sudah asam, lalu ditambah lagi dengan zat-zat yang mengiritasi," ujar dokter yang berpraktik di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur ini.

Seperti diketahui, gangguan pencernaan atau dispepsia tukak menyebabkan lambung mudah terangsang. Makanan dan minuman yang bisa memicu asam lambung antara lain yang mengandung kadar asam tinggi, kafein, atau makanan pedas.

Stella menjelaskan, makanan terlalu pedas seperti mi instan tersebut sebaiknya dihindari. "Apalagi kita tidak tahu apa campuran di dalam mi pedas tersebut. Berbeda dengan cabai yang pedasnya alami sehingga ada batasnya," paparnya.

Orang yang menderita gangguan lambung disarankan untuk mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering. "Pilih makanan yang lembut-lembut," ujarnya.

Bagi mereka yang tidak memiliki sakit maag, konsumsi mie super pedas itu seringkali menimbulkan rasa panas di perut yang tidak nyaman.

(Lusia Kus Anna)


Sumber : Kompas.com
Editor: Adi Wikanto
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0023 || diagnostic_web = 0.1175

Close [X]
×