Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.075
  • EMAS656.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Hati-hati, makan terlalu cepat bisa timbulkan empat masalah kesehatan ini

Minggu, 20 Januari 2019 / 09:01 WIB

Hati-hati, makan terlalu cepat bisa timbulkan empat masalah kesehatan ini
ILUSTRASI. Ilustrasi kesehatan Serangan jantung


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Apakah kamu sering makan cepat-cepat setiap harinya? Ternyata, selain berisiko tersedak, ada bahaya lain yang mengintai kesehatan akibat kebiasaan tersebut. Apa saja? 

1. Masalah pada jantung 

Makan terlalu cepat ternyata bisa menimbulkan masalah pada jantung. Bukti ini ditemukan oleh Dr. Takayuki Yamaji, seorang ahli jantung dari Hiroshima University, Jepang. 

Pernyataan ini dikemukakannya bukan tanpa bukti. Untuk mendapatkan simpulan ini, Yamaji telah meneliti lebih dari 1.000 peserta selama 5 tahun. 
Para peserta ini dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan kecepatan makan. Mulai dari lambat, normal, hingga cepat. Hasilnya, kelompok yang makan dengan cepat memiliki risiko penyakit sindrom metabolik yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. 

2. Refluks asam lambung (asam lambung naik) 

Makan terlalu cepat akan memicu refluks asam lambung. Ini karena makanan akan dengan cepat masuk ke lambung dalam jumlah besar. Akibatnya, asam dari lambung naik ke kerongkongan hingga menyebabkan sensasi terbakar atau perih. 

Jika kebiasaan ini dibiarkan terus-terusan, kamu akan mengalami berbagai komplikasi seperti mulas, mual, sakit perut, dan sulit menelan. 

3. Diabetes 

Sebuah penelitian di Lithuania pada tahun 2012 menemukan fakta bahwa diabetes menjadi salah satu masalah yang bisa terjadi saat kita makan terlalu cepat. Ketika makan dengan cepat, perut cenderung sulit merasa kenyang. Tanpa sadar, kita akan makan dengan kalap tanpa terkendali. 

Tak hanya itu, makan dengan cepat juga membuat adanya kenaikan glukosa dengan jumlah besar dalam satu waktu. Akibatnya, tubuh sangat rentan mengalami resistensi insulin. 

Resistensi insulin adalah kondisi saat sel-sel di dalam tubuh tidak merespon secara efektif terhadap hormon insulin. Akibatnya, tubuh tidak mampu mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh. 

4. Obesitas 

Ketika kita menelan makanan terlalu cepat, tubuh tidak dapat mengenali perasaan kenyang seperti biasanya. Akibatnya, asupan kalori menjadi lebih tinggi dari yang dibutuhkan. 

Sementara saat kita makan pelan-pelan, otak memiliki cukup waktu untuk menerima sinyal rasa kenyang. Hal ini membuat kita berhenti makan begitu perut terasa penuh. Oleh karena itu, jangan makan terlalu cepat karena bisa berujung obesitas. 

Mulai sekarang, jangan lagi makan terlalu cepat. Nikmati makanan Anda secara perlahan agar tubuh tidak mendapatkan dampak buruknya.  

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Biasa Makan Terlalu Cepat? Ini 4 Masalah Kesehatan yang Mengintai"


Sumber : Kompas.com
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

TERBARU
Rumah Pemilu
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0514 || diagnostic_web = 0.3794

Close [X]
×