HOME

Hati-hati! Ini warning WHO soal gejala infeksi ulang Covid-19 varian baru

Sabtu, 13 Februari 2021 | 09:34 WIB Sumber: Express.co.uk
Hati-hati! Ini warning WHO soal gejala infeksi ulang Covid-19 varian baru

ILUSTRASI. WHO telah mengeluarkan peringatan menyusul laporan dari Afrika Selatan yang menunjukkan tingkat infeksi ulang yang mengkhawatirkan dari varian baru.


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Kepala Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan peringatan menyusul laporan dari Afrika Selatan yang menunjukkan tingkat infeksi ulang yang mengkhawatirkan dari varian baru. Apa saja gejala untuk mendeteksi infeksi ulang varian baru?

Melansir Express.co.uk, Kepala Ilmuwan WHO, Dr Soumya Swaminathan mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari orang-orang yang terinfeksi kembali dengan varian baru virus dari Afrika Selatan. 

“Laporan dari Afrika Selatan menunjukkan bahwa orang yang pernah mengalami infeksi sebelumnya dapat terinfeksi lagi,” kata Swaminathan.

Apa gejala dari varian baru?

Dr Eric Feigl-Ding, seorang ahli epidemiologi, mengatakan di Twitter, bahwa ada penemuan yang mengkhawatirkan di antara kelompok plasebo untuk vaksin Novavax di Afrika Selatan, di mana orang yang terinfeksi Covid-19 sebelumnya bisa kembali terjangkit seperti orang tanpa infeksi sebelumnya. Ini menandakan, infeksi masa lalu tidak sepenuhnya melindungi seseorang dari varian B1351.

Baca Juga: Ingin tidak tertular virus corona? Inilah 10 cara efektif yang bisa dilakukan

"Ini terjadi setelah data bermasalah yang disorot minggu lalu dari kelompok plasebo dari uji coba Novavax bahwa orang yang sebelumnya terinfeksi dan memiliki antibodi Covid-19 tidak memiliki perlindungan untuk infeksi ulang varian B1351 - bahkan untuk penyakit parah," jelas Feigl-Ding seperti yang dilansir Express.co.uk.

Ketika berbicara mengenai varian baru dan gejalanya, ada gejala umum yang tidak boleh diabaikan.

Menurut Superintendent Pharmacist Medicine Direct Hussain Abdeh, ada empat gejala yang bisa jadi peringatan.

Baca Juga: Ingat, gejala corona ini tidak dialami oleh orang tua

Demam, batuk, dan hilangnya bau atau rasa bisa menjadi tanda infeksi.

"Namun, Anda mungkin juga terkena virus corona jika merasa lelah tanpa alasan yang jelas," dia memperingatkan.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru