kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Hati-hati! Ini Dua Gejala Omicron yang Mungkin Muncul Saat Makan


Kamis, 17 Februari 2022 / 05:48 WIB
Hati-hati! Ini Dua Gejala Omicron yang Mungkin Muncul Saat Makan
ILUSTRASI. ZOE COVID Study Inggris menemukan, ada peningkatan tajam pada gejala gastrointestinal pada penderita Omicron.


Sumber: Deseret.com,Times of India | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Dengan kemunculan varian Omicron, gejala seperti pilek dan lebih ringan telah mengambil alih dibandingkan dengan penyakit yang dipicu oleh Delta. Varian yang sangat bermutasi ini bahkan telah menjadi salah satu varian paling dominan di seluruh dunia, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakannya sebagai 'variant of concern'.

Terlepas dari gejala klasik COVID-19, Omicron dikatakan menyebabkan serangkaian gejala yang sedikit lebih berbeda, yang meskipun ringan, dapat menyesatkan orang dalam diagnosisnya.

Melansir Times of India, berikut adalah dua gejala yang mungkin tidak tampak seperti komplikasi yang diinduksi Omicron, tetapi telah dilaporkan secara luas.

Menurut para peneliti di ZOE COVID Study Inggris, ada peningkatan tajam pada gejala gastrointestinal termasuk diare, sakit perut, dan perasaan mual, di antara orang yang terinfeksi varian Omicron. 

Baca Juga: Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia Saat Ini, 98% Biangnya dari Omicron

Para ahli meyakini, bahwa gejala Omicron sedikit berbeda dengan gejala klasik COVID-19 termasuk demam, kelelahan, dan kehilangan penciuman dan perasa.

Konon, dua gejala varian Omicron COVID yang bisa muncul saat Anda makan adalah kehilangan nafsu makan atau melewatkan makan.

Aplikasi studi gejala ZOE juga menyoroti hilangnya nafsu makan sebagai salah satu tanda awal COVID tahun lalu.

Namun, ZOE mengatakan bahwa melewatkan makan untuk waktu yang singkat bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Baca Juga: Kemenkes Peringatkan Banyak Anak-Anak Positif Covid-19 Omicron, Apa Saja Gejalanya?




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×