Reproduksi dan Seks

Hamil kosong atau blighted ovum: Cara diagnosis dan pengobatannya

Senin, 25 Januari 2021 | 15:10 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Hamil kosong atau blighted ovum: Cara diagnosis dan pengobatannya

ILUSTRASI. Perempuan yang mengalami hamil kosong juga merasakan gejala kehamilan pada umumnya seperti nyeri payudara dan mual.

KONTAN.CO.ID - Hamil kosong atau blighted ovum adalah sel telur yang telah dibuahi dan tertanam di dalam rahim tetapi tidak menjadi embrio. 

Plasenta dan kantung embrio terbentuk tapi tetap kosong tanpa ada janin yang sedang berkembang. Istilah hamil kosong juga dikenal sebagai kehamilan anembrionik. 

Meski tidak ada embrio, plasenta tetap menghasilkan human chorionic gonadotropin (hCG). Sehingga, pada saat tes kehamilan menggunakan darah dan urin tetap menunjukkan hasil tes positif. 

Selain itu, perempuan yang mengalami hamil kosong juga merasakan gejala kehamilan pada umumnya, seperti nyeri payudara dan mual. 

Baca Juga: Hamil kosong alias blighted ovum: Tanda-tanda, penyebab, dan cara mengatasinya

Bagaimana kehamilan kosong didiagnosis?

Dirangkum dari Healthline, kehamilan kosong atau blighted ovum sering ditemukan pada USG pertama saat pemeriksaan kehamilan. 

Sonogram akan menunjukkan plasenta dan kantung embrio yang kosong. Hamil kosong biasanya terjadi antara minggu ke-8 dan ke-13 kehamilan.

Apa saja pilihan pengobatan hamil kosong?

Jika kehamilan kosong ditemukan saat melakukan USG pemeriksaan kehamilan, maka dokter akan memberikan sejumlah alternatif pengobatan, di antaranya:

  • Menunggu gejala keguguran terjadi secara alami
  • Minum obat, seperti misoprostol (Cytotec), untuk menyebabkan keguguran
  • Menjalani prosedur operasi D dan C (dilatasi dan kuretase) untuk mengangkat jaringan plasenta dari rahim

Baca Juga: ​6 Penyebab keguguran dan cara pencegahannya

Lamanya kehamilan, riwayat kesehatan, dan keadaan emosional Anda semua akan diperhitungkan saat Anda dan dokter Anda memutuskan suatu pilihan pengobatan. 

Antara Anda dan dokter akan mendiskusikan efek samping dan risiko standar yang terkait dengan semua jenis pengobatan atau prosedur pembedahan, termasuk dilatasi dan kuretase.

Meski keguguran terjadi dan tidak ada bayi tetap akan menimbulkan dampak emosional bagi perempuan yang mengalami hamil kosong. Sehingga, beberapa perempuan akan memutuskan melakukan operasi maupun menggugurkannya dengan obat untuk menghentikan kehamilan. 

Namun, beberapa perempuan lain lebih suka membiarkan keguguran terjadi sendiri.

Diskusikan semua pilihan dengan dokter Anda. Beri tahu mereka jika Anda tidak nyaman dengan salah satu opsi yang tersedia untuk menghentikan kehamilan saat mengalami hamil kosong alias blighted ovum

Selanjutnya: Hamil anggur: ciri-ciri, penyebab, komplikasi, cara pencegahan, dan faktor risiko

 

Editor: Virdita Ratriani
Terbaru