Gula Merah Baik atau Buruk untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes

Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:05 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Gula Merah Baik atau Buruk untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gula merah kerab digunakan sebagai alternatif pemanis. Gula merah baik atau buruk untuk dikonsumsi penderita diabetes? 

Belakangan gula merah populer di tanah air. gula merah sering dianggap lebih sehat daripada gula putih.

Baca Juga: 7 Manfaat Paprika untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Kolesterol Baik

Bahkan sebagian orang menganggap gula merah aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.  

Mengutip dari Healthline.com, gula merah dan gula putih sama-sama dihasilkan dari bit gula atau tebu. 

Gula merah memang lebih rendah kalori dan karbohidrat bila dibandingkan dengan gula merah. 

Sekedar info, gula merah mengandung lebih banyak kalsium, zat besi, dan potasium bila dibandingkan dengan gula putih. 

Namun perlu Anda ketahui, gula merah dan gula putih terdiri dari sukrosa. Kedua jenis gula ini sama-sama bisa meningkatkan kadar gula darah seperti mengonsumsi kentang goreng, ubi jalar, dan popcorn. 

Haruskah penderita diabetes memilih salah satunya? 

Bila Anda penderita diabetes, gula merah tidak lebih sehat daripada gula putih. 

Anda harus ingat bila konsumsi segala jenis gula tambahan harus dibatasi, Sebab, asupan gula berlebih bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, obesitas, dan penyakit hati. 

Beberapa penelitian menunjukkan kelebihan gula bisa merusak sensitivitas insulin . Asal tahu saja, rusaknya sensitifitas insulin bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk mengangkut gula dari darah ke sel secara efisien. 

American Heart Association menyarankan untuk membatasi gula tambahan di bawah 6 sendok teh alias 25 gram atau 100 kalori per hari untuk perempuan dan kurang dari 9 sendok teh atau setara dengan 37,5 gram atau 150 kalori per hari untuk laki-laki. 

Baca Juga: Segar dan Kaya Serat, Ini Manfaat Mentimun untuk Penderita Diabetes

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru