CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Gebrak! ajak masyarakat dukung petisi bahaya asap rokok


Rabu, 04 September 2019 / 15:59 WIB

Gebrak! ajak masyarakat dukung petisi bahaya asap rokok
ILUSTRASI. Paparan Asap Rokok


KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Gerakan Bebas TAR dan Asap Rokok (GEBRAK!) mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menandatangani petisi di change.org (http://bit.ly/GerakanBebasTar) tentang bahaya yang ditimbulkan oleh asap rokok dan tar serta mendukung solusi nyata melalui pendekatan pengurangan risiko atas masalah ini.

Ketua GEBRAK!, Aryo Andrianto mengatakan, sampai 3 September 2019 kemarin, petisi tersebut sudah meraih 2.772 dukungan dalam waktu dua minggu. “Saatnya kita menyuarakan aspirasi kita untuk menciptakan Indonesia tanpa asap rokok dan TAR,” kata Aryo dalam siaran pers yang diterima KONTAN, Rabu (4/9). 

Menurut Aryo, masyarakat belum sepenuhnya menyadari bahaya dari asap rokok dan TAR. Zat kimia berbahaya itu berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. “Ketika asap rokok dihirup, tar membentuk lapisan lengket di paru-paru yang dapat menyebabkan kanker," imbuh dia. 

Selain itu, lanjut Aryo, TAR juga dikenal sebagai penyebab kanker mulut dan tenggorakan. Hasil pembakaran dari rokok menghasilkan tar, yang merupakan zat kimia berbahaya. Tar mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker. 

Berdasarkan data National Cancer Institute Amerika Serikat, hampir dari 7.000 bahan kimia yang ada di dalam rokok, 2.000 di antaranya terdapat pada tar. 

Asap rokok, menurut Aryo, juga membahayakan bagi orang-orang yang berada di sekitar perokok. Risiko kanker paru meningkat hingga 20%-30% pada mereka yang tidak merokok, tapi selalu dikelilingi asap rokok dibandingkan non-perokok yang tidak terpapar asap rokok. 

Menurut hasil penelitian yang dilakukan di Korea Selatan (2014), paparan asap rokok turut memengaruhi kecerdasan intelektual anak-anak. Mereka yang terpapar memilki kecerdasan yang lebih rendah daripada anak-anak yang tidak terkena asap rokok.

Produk tembakau alternatif

Berdasarkan fakta tersebut, kata Aryo, pihaknya mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi tentang bahaya asap rokok dan TAR. "Ini merupakan masalah serius yang harus ditangani dengan sungguh-sunguh demi terciptanya kehidupan dan generasi Indonesia yang lebih baik,” tegas Aryo.

Selain itu, Aryo mendorong masyarakat, terutama perokok, untuk memahami secara seksama risiko dari merokok, sehingga dapat memilih produk tembakau alternatif sebagai solusi untuk mengatasi bahaya dari rokok.

Berdasarkan penelitian ilmiah, produk tembakau alternatif minim akan risiko kesehatan karena tidak melalui proses pembakaran. “Yang dihasilkan produk tembakau alternatif adalah uap. Di sejumlah negara, seperti Jepang, Inggris, Selandia Baru, dan Kanada sudah menggunakan produk tembakau alternatif untuk menekan jumlah perokok,” ujarnya.

Vlogger kecantikan dan selebgram, Star Irawan, memberikan dukungan dalam petisi yang digagas GEBRAK!. Lantaran sulit berhenti merokok, Star Irawan mencoba beralih ke produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan. 

Keputusan tersebut diambil Irawan setelah ia berkunjung ke Jepang beberapa tahun lalu. “Saya di sana pas baru digalakinnya produk tembakau alternatif yang tidak dibakar, tidak ada asap, baunya juga lebih tidak menganggu, dan tidak menghasilkan TAR,” tulis Irawan di postingan akun Instagramnya @ssssttttaaaarrrr.. 

 

 


Reporter: Dikky Setiawan
Editor: Dikky Setiawan
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0024 || diagnostic_web = 0.1966

Close [X]
×