kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45858,63   -4,24   -0.49%
  • EMAS1.341.000 0,22%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Gaya Hidup Sehat Terbukti Bikin Orang Berusia 40 Tahunan Panjang Umur


Rabu, 22 Mei 2024 / 06:31 WIB
Gaya Hidup Sehat Terbukti Bikin Orang Berusia 40 Tahunan Panjang Umur
ILUSTRASI. Wanita Usia di atas 40 tahun


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

GAYA HIDUP SEHAT DI USIA 40 TERBUKTI BIKIN PANJANG UMUR - Kebanyakan orang ingin panjang umur dan tetap sehat di masa tua.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Jurnal BMJ mengungkapkan bahwa menerapkan gaya hidup sehat pada usia 40 tahun dapat memperpanjang umur lima tahun.

Baca Juga: Sayuran Ini Terbukti Membuat Tubuh Sehat dan Panjang Umur

Melansir Medical Daily pada Selasa (30/4/2024), gaya hidup ini dapat menangkal dampak gen yang memperpendek umur lebih dari 60 persen.

Karena hidup sehat dikaitkan dengan umur panjang, para peneliti mengeksplorasi dampaknya terhadap individu yang secara genetik cenderung mengalami kematian dini.

Para peneliti mempelajari 353.742 orang dari UK Biobank selama rata-rata 13 tahun.

Mereka menilai risiko genetik kematian dini para partisipan menggunakan skor risiko poligenik, dan mengelompokkannya ke dalam rentang hidup pendek, menengah, atau panjang.

Kualitas gaya hidup diukur dengan menggunakan enam faktor yaitu merokok, asupan alkohol, aktivitas fisik, komposisi tubuh, durasi tidur, dan kebiasaan makan.

Selama masa penelitian, 24.239 peserta meninggal. Peserta dengan risiko genetik tinggi dengan rentang hidup yang lebih pendek memiliki kemungkinan kematian dini 21 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki risiko genetik rendah, apa pun gaya hidupnya.

Namun terlepas dari risiko genetiknya, seseorang memiliki kemungkinan kematian dini sebesar 78 persen lebih tinggi, jika mereka menjalani gaya hidup yang tidak sehat.

Hasilnya menunjukkan bahwa kecenderungan genetik dan pilihan gaya hidup secara kolektif memengaruhi umur, sehingga menunjukkan dampak tambahan.

Peserta yang memiliki kecenderungan genetik untuk berumur lebih pendek dan gaya hidup tidak sehat akan menghadapi risiko kematian dini dua kali lipat dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki faktor risiko genetik, tetapi tetap menjalani gaya hidup sehat.

Studi ini juga menunjukkan bahwa orang-orang dengan risiko genetik yang kuat dengan rentang hidup yang lebih pendek dapat bertambah hampir 5,5 tahun dalam hidup mereka, jika mereka menerapkan gaya hidup sehat pada usia 40 tahun.

Kombinasi kebiasaan gaya hidup yang ideal, antara lain tidak merokok, rutin berolahraga, tidur cukup setiap malam, dan menjalani pola makan sehat.

Karena kebiasaan sering kali diperbaiki pada usia paruh baya, para peneliti merekomendasikan perubahan gaya hidup dilakukan sejak dini untuk melawan efek kecenderungan genetik terhadap rentang hidup yang lebih pendek.

“Studi ini menjelaskan peran penting gaya hidup sehat dalam memitigasi dampak faktor genetik terhadap pengurangan umur," kata peneliti dalam jurnal penelitian tersebut.

"Kebijakan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan gaya hidup sehat akan berfungsi sebagai pelengkap yang kuat terhadap layanan kesehatan konvensional dan memitigasi pengaruh faktor genetik pada umur manusia,” tambahnya.

Baca Juga: Anda Ingin Panjang Umur? Santap 10 Makanan Sehat Ini Secara Rutin

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gaya Hidup Sehat di Usia 40 Tahun Berpotensi Memperpanjang Umur", 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Bedah Tuntas Sengketa Pajak WP Badan: Pemeriksaan Pajak, Keberatan dan Banding di Pengadilan Pajak Mastering Financial Modeling

[X]
×