kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Dirut Astra Agro Lestari lebih pilih mencuci tangan daripada pakai hand sanitizer


Kamis, 22 Oktober 2020 / 08:25 WIB


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain menjaga jarak dan memakai masker, mencuci tangan menjadi kebiasaan yang terus disosialisasikan untuk memutus penyebaran Covid-19. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mencuci tangan sesering mungkin.

Bahkan, Direktur Utama PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Santosa menganggap, kebiasaan mencuci tangan saat ini sudah menjadi sebuah keharusan. Menurut dia, mencuci cuci tangan adalah salah satu cara efektif untuk meminimalkan paparan Covid-19.

Santosa menjelaskan, setelah membaca berbagai artikel termasuk rekomendasI World Health Organization (WHO), mencuci tangan dengan sabun efektif membasmi virus karena sabun bisa merusak protein pelindung virus Covid-19. "Hal ini bisa mencegah paparan apabila di tangan kita ada virus dan tidak sengaja mengusap muka, hidung, atau mata kita," tutur Santosa kepada Kontan.co.id, Rabu (21/10).

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Rabu (21/10): Tambah 4.267 kasus, jangan lupa pakai masker

Sejak pandemi merebak di Indonesia pada awal Maret 2020, kegiatan mencuci tangan dia lakukan sesering mungkin. Bahkan dia menyebutnya sebagai ritual baru. Mulai dari ketika turun mobil, sebelum masuk kantor, keluar dari lift, istirahat rapat, ke toilet, sebelum makan, setelah makan, sebelum pulang, hingga saat tiba di kediamannya alias sebelum masuk rumah.

"Jadi, setiap ada kesempatan cuci tangan, saya selalu cuci tangan. Sesering mungkin," ucap Santosa. Ketika mencuci tangan, dia juga menerapkan standard yang telah disosialisasikan, yakni dengan sabun dan air mengalir secara merata selama 20 detik.

Baca Juga: Evaluasi Perilaku Masyarakat dalam Memerangi Covid-19

Santosa sendiri lebih mengutamakan cuci tangan dengan sabun karena terasa lebih nyaman dibanding hanya menggunakan hand sanitizer. "Walaupun setiap lihat hand sanitizer, saya juga pasti menggunakannnya," kata dia.

Pasalnya, hand sanitizer yang efektif untuk membunuh Covid-19 harus mengandung alkohol minimal 70%. Menurut dia, kandungan ini membuat kelembaban di tangan terasa terganggu.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Baca Juga: Karyawan yang pergi ke zona merah saat libur panjang wajib lapor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×