Di Australia, susu unta akan diubah jadi susu formula balita, ini keunggulannya

Jumat, 13 November 2020 | 10:00 WIB Sumber: Kompas.com
Di Australia, susu unta akan diubah jadi susu formula balita, ini keunggulannya

KONTAN.CO.ID - Sydney. Produsen susu unta di Australia Barat berencana menghasilkan susu formula balita berbahan susu unta. Susu unta memiliki keunggulan tertentu yang bisa menjadi susu formula balita.

Perusahaan susu tersebut adalah Good Earth Dairy, yang berada 2 jam dari kota Perth. Perusahaan susu ini sudah melakukan percobaan terhadap 80 ekor unta dengan hasil 350 liter susu selama sepekan.

Perusahaan tersebut menghabiskan waktu 5 tahun untuk mengembangkan rencana dan teknik dengan beberapa perusahaan susu lainnya agar mendapatkan skala produksi dan memasuki pasar susu formula bayi global.

Good Earth bermaksud mengumpulkan dana hingga 1,2 juta dollar Australia (Rp 12,3 miliar) dengan cara "crowdfunding" ekuitas untuk menutupi biaya mengembangkan bisnis mereka dan akan mulai tercatat di bursa saham untuk publik pada awal 2021 mendatang.

Baca juga: Katalog promo KJSM Hari Hari Swalayan 12-15 November, ada gratis 1, diskon 50%

Salah satu pendiri dan direktur Good Earth, Marcel Steingiesser, mengatakan setiap perusahaan susu akan menampung 1.600 unta untuk menghasilkan 300.000 kilogram susu bubuk per tahun. "Idenya adalah untuk membangun beberapa perusahaan susu dengan biaya rendah per kilo-nya, agar dapat bersaing dengan pasar susu formula bayi yang sudah ada, tidak hanya dalam hal kualitas, tetapi juga harga," kata Marcel.

Perusahaan mengatakan nilai jual susu unta adalah sebagai produk yang mudah dicerna. "Susu unta adalah satu-satunya susu yang tidak memiliki zat penyebab alergi yang bisa berdampak pada satu dari 10 orang Australia, seperti di susu sapi dan kambing, Zat penyebab alergi itu tidak ditemukan dalam susu asi atau atau susu unta," katanya.

Ia mengatakan bahwa ada juga kandungan kasein di dalam susu unta, sehingga tidak menggumpal di usus. Jadi ketika susu masuk ke usus, ia tetap berupa cairan, sehingga untuk bayi akan lebih mudah dicerna."

Editor: Adi Wikanto
Terbaru