kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.984
  • EMAS705.000 0,14%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Dengan Machine Learning, Ilmuwan Mengidentifikasi Kelelawar Penyebar Virus Nipah


Minggu, 07 Juli 2019 / 07:30 WIB

Dengan Machine Learning, Ilmuwan Mengidentifikasi Kelelawar Penyebar Virus Nipah
ILUSTRASI. Indian Flying Fox, spesies kelelawar yang ditandai sebagai inang potensial virus Nipah

KONTAN.CO.ID - PLOS Neglected Tropical Diseases dalam studi barunya menyatakan para ilmuwan menggunakan bantuan machine learning untuk mengidentifikasi spesies kelelawar yang berpotensi menjadi induk virus nipah.

Dikutip dari National Science Foundation (NSF), para ilmuwan melakukan penelitian ini di India. Asal tahu saja, India merupakan salah satu negara yang paling banyak terjangkit Virus Nipah sejak tahun 2008.

Virus ini ditemukan oleh ilmuwan pada tahun 1990. Sejak itu pula, India dan Bangladesh menjadi negara yang paling banyak terjangkit virus nipah di Asia Tenggara.

Kini, para ilmuwan mengawasi empat spesies kelelawar yang diduga menyebarkan virus nipah.

Barbara Han, Ahli Ekologi Penyakit Cary Institite of Ecosystem Studies mengatakan fakta yang berkembang bahwa kelelawar menjadi penyebar virus nipah di Asia Tenggara. Namun, belum ketahuan jenis spesies (kelelawar) yang menimbulkan resiko paling besar.

“Tujuan kami ingin menunjukkan spesies tambahan yang kemungkinan membawa virus nipah, sehingga bisa melindungi kesehatan masyarakat," kata Barbara.

Sam Scheiner, Direktur Program Biologi Lingkungan NSPF mengatakan, mereka bisa mengidentifikasi spesies pembawa penyakit lebih mudah dan cepat karena adanya penelitian pendahuluan di Virus - Host Associations.

"Hasilnya dapat digunakan untuk mengendalikan dan mengontrol penyakit," tambah Sam.

Virus Nipah merupakan henipavirus mematikan yang ditularkan oleh kelelawar ke manusia. Virus ini dapat ditularkan melalui makan buah atau minum nira kurma yang terkontaminasi oleh kelelawar pembawa virus nipah.

Selain kelelawar, babi lokal juga merupakan inang virus Nipah yang dapat menginfeksi manusia. Virus ini juga dapat ditularkan dari orang yang terinfeksi ke orang lain. 

Nipah merupakan virus yang mematikan dan tidak ada vaksin yang dapat mencegahnya.


Reporter: Tri Sulistiowati
Editor: Tri
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0470 || diagnostic_web = 0.2841

Close [X]
×