kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Dengan Machine Learning, Ilmuwan Mengidentifikasi Kelelawar Penyebar Virus Nipah


Minggu, 07 Juli 2019 / 07:30 WIB
Dengan Machine Learning, Ilmuwan Mengidentifikasi Kelelawar Penyebar Virus Nipah


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - PLOS Neglected Tropical Diseases dalam studi barunya menyatakan para ilmuwan menggunakan bantuan machine learning untuk mengidentifikasi spesies kelelawar yang berpotensi menjadi induk virus nipah.

Dikutip dari National Science Foundation (NSF), para ilmuwan melakukan penelitian ini di India. Asal tahu saja, India merupakan salah satu negara yang paling banyak terjangkit Virus Nipah sejak tahun 2008.

Virus ini ditemukan oleh ilmuwan pada tahun 1990. Sejak itu pula, India dan Bangladesh menjadi negara yang paling banyak terjangkit virus nipah di Asia Tenggara.

Kini, para ilmuwan mengawasi empat spesies kelelawar yang diduga menyebarkan virus nipah.

Barbara Han, Ahli Ekologi Penyakit Cary Institite of Ecosystem Studies mengatakan fakta yang berkembang bahwa kelelawar menjadi penyebar virus nipah di Asia Tenggara. Namun, belum ketahuan jenis spesies (kelelawar) yang menimbulkan resiko paling besar.

“Tujuan kami ingin menunjukkan spesies tambahan yang kemungkinan membawa virus nipah, sehingga bisa melindungi kesehatan masyarakat," kata Barbara.

Sam Scheiner, Direktur Program Biologi Lingkungan NSPF mengatakan, mereka bisa mengidentifikasi spesies pembawa penyakit lebih mudah dan cepat karena adanya penelitian pendahuluan di Virus - Host Associations.

"Hasilnya dapat digunakan untuk mengendalikan dan mengontrol penyakit," tambah Sam.

Virus Nipah merupakan henipavirus mematikan yang ditularkan oleh kelelawar ke manusia. Virus ini dapat ditularkan melalui makan buah atau minum nira kurma yang terkontaminasi oleh kelelawar pembawa virus nipah.

Selain kelelawar, babi lokal juga merupakan inang virus Nipah yang dapat menginfeksi manusia. Virus ini juga dapat ditularkan dari orang yang terinfeksi ke orang lain. 

Nipah merupakan virus yang mematikan dan tidak ada vaksin yang dapat mencegahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×