Daftar makanan yang dilarang dikonsumsi perempuan usia 40 tahun ke atas

Selasa, 22 September 2020 | 15:11 WIB Sumber: Kompas.com
Daftar makanan yang dilarang dikonsumsi perempuan usia 40 tahun ke atas

ILUSTRASI. Kentang goreng, termasuk daftar makanan yang dilarang dikonsumsi perempuan usia 40 tahun ke atas


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Menjalankan pola makan yang sehat adalah salah satu kunci menghindari penyakit hingga usia senja. Apalagi saat usia 40 tahun ke atas, pola makan harus benar-benar dijaga karena metabolisme tubuh mulai berkurang.

Kita perlu senantiasa menyesuaikan pola makan dan kebiasaan, seiring bertambahnya usia. Ketika menginjak usia tertentu, kita bahkan dianjurkan untuk mengeliminasi beberapa jenis makanan agar fungsi tubuh dapat berjalan dengan baik.

Berikut beberapa jenis minuman dan makanan yang dilarang dikonsumsi perempuan usia 40 tahun ke atas. 

1. Minuman manis

Soda, jus buah dengan gula, es teh botolan, atau minuman manis lainnya perlu dihindari oleh perempuan ketika memasuki usia 40 tahun. Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi minuman manis secara teratur dengan penyakit jantung.

Untuk diketahui, penyakit jantung adalah penyebab utama kematian wanita di Amerika Serikat. Selain itu, sebuah studi yang meneliti 80.000 wanita selama 22 tahun menemukan bahwa mereka yang minum sekaleng minuman manis sehari memiliki risiko terkena asam urat 75% lebih tinggi daripada wanita yang jarang minum jenis minuman ini.

Tidak hanya berisiko terkena diabetes tipe 2, minum minuman manis juga dikaitkan dengan obesitas. Sayangnya, jika kamu mengalami obesitas di usia 40 tahunan, berat badan berlebih tersebut akan lebih sulit diturunkan.

Baca juga: Lelang rumah sitaan bank hanya Rp 120 juta di Jakarta Utara, buruan, waktu terbatas

2. Camilan diet

Anak-anak muda mungkin bisa melewatkan sarapan dan hanya makan cokelat batang atau sereal batangan yang memiliki label "diet" atau "camilan sehat". Sayangnya, makan camilan diet tersebut sama buruknya dengan makan permen batangan, terutama jika kamu melihat bahan-bahan yang tercantum pada kemasan.

Kebanyakan produk masih mengandung gula tambahan dan minyak kelapa sawit yang memicu respons peradangan. Dan yang terpenting, camilan tersebut tidak membantu menurunkan berat badan.

Editor: Adi Wikanto


Terbaru