Daftar Makanan Ini Wajib Dihindari Penderita Jantung Agar Tetap Sehat, Apa Saja?

Rabu, 11 Mei 2022 | 11:31 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Daftar Makanan Ini Wajib Dihindari Penderita Jantung Agar Tetap Sehat, Apa Saja?

ILUSTRASI. Daftar Makanan Ini Wajib Dihindari Penderita Jantung Agar Tetap Sehat, Apa Saja?


KONTAN.CO.ID -  Penderita penyakit jantung wajib memperhatikan asupan makanannya agar tidak memperparah penyakit yang diderita. Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang paling mematikan dan bisa menyerang siapa saja. 

Melansir dari situs Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, penyakit ini penyebabnya multifaktor, salah satunya adalah makanan tinggi kolesterol yang bisa menyebabkan penyakit kardiovaskuler.

Fatin Lailatul Badriyah, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, menjelaskan tentang makanan-makanan yang sebaiknya dihindari penderita jantung agar tetap sehat. 

Salah satu makanan yang wajib dihindari pasien jantung adalah makanan tinggi garam. Garam merupakan mineral kristal yang terbuat dari natrium dan klorida.

Baca Juga: 10 Negara dengan Kecepatan Internet Tercepat di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Bahan makanan ini biasa digunakan sebagai bumbu masakan, pengawet makanan serta penambah rasa, tekstur, dan warna makanan. 

“Jika dikonsumsi berlebihan, garam bisa menyebabkan tekanan darah meningkat dan memicu hipertensi. Penyakit ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi, seperti stroke, hipertensi maligna, penyakit jantung, kerusakan ginjal, bahkan penyakit liver,” ucap Fatin seperti dikutip dari situs UM Surabaya. 

Lebih lanjut Fatin memberikan beberapa contoh makanan yang mengandung kadar garam yang tinggi, diantaranya adalah camilan, makanan kaleng, sereal instan dan biskuit. 

Makanan yang wajib dihindari penderita jantung

Selain tinggi garam, makanan tinggi lemak jenuh juga pantang dikonsumsi penderita penyakit jantung. 

Lemak jenuh adalah molekul lemak sederhana yang tidak memiliki ikatan rangkap dengan molekul karbon karena adanya molekul hidrogen yang menjadikannya jenuh. Biasanya, lemak jenuh berbentuk padat pada suhu kamar.

Fatin menyarankan agar membatasi makanan yang mengandung lemak jenuh yang tinggi. 

“Mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh bahkan bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke," jelasnya. 

Makanan tinggi gula juga perlu dihindari oleh pasien yang memiliki penyakit jantung. Gula darah paling banyak dihasilkan dari makanan yang mengandung karbohidrat dan gula yang tinggi. 

Baca Juga: Minimal D3 Bisa Daftar, Cek Informasi Lowongan Kerja di Astra Honda Motor 2022 Ini

Gula dalam makanan bisa terserap langsung oleh usus dan menjadi gula darah. Lain halnya dengan karbohidrat yang perlu dipecah terlebih dahulu sehingga menjadi bentuk lebih sederhana. 

Bentuk sederhana dari karbohidrat adalah gula dan nantinya diserap usus ke dalam darah. Contoh makanan tinggi gula dan karbohidrat yakni roti putih, minuman berenergi, makanan cepat saji, desert yang manis.

Penderita jantung pantang berlebihan konsumsi fast food

Fast food atau makanan cepat saji juga perlu dihindari agar jantung tetap sehat. Meskipun nikmat, nyatanya makanan cepat saji mengandung banyak zat berbahaya. 

Jenis makanan ini mengandung lemak, gula, dan karbohidrat yang bisa menyebabkan gula darah naik dalam tubuh setelah dimakan. Selain itu makanan cepat saji juga mengandung kadar garam dan lemak jenuh yang tinggi.

Meskipun lebaran sudah usai, mungkin masih ada kue kering atau panganan khas lebaran yang masih tersisa. Penderita jantung perlu menghindari mengonsumsi kue-kue tersebut secara berlebihan. 

"Kue kering adalah salah satu makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan bagi penderita jantung. Hal ini karena kandungan gula yang tinggi bisa menyebabkan risiko peningkatan diabetes,” ucap Fatin. 

Makanan pantangan bagi penderita jantung yang terakhir adalah makanan dan minuman beralkohol. 

Baca Juga: Berubah, Catat Jadwal Terbaru Pembagian Waktu Pelaksanaan UTBK 2022

Makanan dan minuman yang mengandung alkohol tidak hanya meningkatkan risiko kematian, tetapi juga merusak organ hati atau liver

Hati merupakan organ yang penting dan berfungsi membantu proses pencernaan makanan, menetralkan racun dalam darah, mengatur kadar gula dan kadar kolesterol dalam darah, membantu proses pembekuan darah, serta menghasilkan hormon.

“Jika penderita jantung mengkonsumsi makanan dan minuman beralkohol maka akan berisiko mengalami gangguan fungsi hati," jelasnya.

Selain itu minuman beralkohol juga meningkatkan risiko munculnya berbagai masalah kesehatan lainnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru