Covid-19 Terus Menular, Ini Ciri-Ciri Daya Tahan Tubuh Melemah

Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:38 WIB Sumber: covid19.go.id,Kompas.com
Covid-19 Terus Menular, Ini Ciri-Ciri Daya Tahan Tubuh Melemah

ILUSTRASI. Covid-19 Terus Menular, Ini Ciri-Ciri Daya Tahan Tubuh Melemah


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Penularan kasus Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia. Orang dengan daya tahan tubuh lemah akan mudah tertular Covid-19. Berikut ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang harus diwaspadai.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada tambahan 3.696 kasus baru corona pada 1 Agustus 2022. Dengan penambahan tersebut, jumlah kasus Covid-19 sejak pandemi terjadi di Indonesia mencapai6.210.794 kasus positif Corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari Covid-19 hingga 1 Agustus bertambah 4.579 orang sehingga menjadi sebanyak 6.005.981 orang.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia bertambah 11 orang menjadi sebanyak 157.004 orang.

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 47.809 kasus, turun 894 dari sehari sebelumnya.

Di tengah penularan Covid-19 akibat varian Omicron, semua orang harus menjalankan protokol kesehatan dan menjaga daya tahan tubuh tidak melemah. Jika daya tahan tubuh melemah, orang gampang sakit, termasuk tertular Covid-19.

Dilansir dari Kompas.com, berikut ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang harus diwaspadai:

1. Terus merasa lelah

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang pertama adalah gampang merasa lelah. Pada tengah hari Anda lelah dan sangat kekurangan energi, meski sudah tidur sepertinya tidak membantu.

Terus merasa lelah bisa menjadi tanda Anda memiliki sistem imun lemah, yang nantinya bisa diikuti gejala penyakit. Ketika sistem imun kuat Anda yang mungkin mengalami infeksi lebih sedikit merasa kelelahan.

Baca Juga: Kasus Baru 1 Agustus 2022 Berkurang, Apakah Puncak Covid-19 Terlewati?

2. Mudah pilek atau batuk

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang kedua adalah mudah pilek atau batuk. Medicine Net menyebut, normal bagi orang dewasa untuk mengalami 2-3 episode pilek atau infeksi dalam setahun.

Mengutip Oak Wellness, jika Anda sering pilek atau batuk lebih dari 3 kali setahun, mungkin tubuh memberi tanda sistem imun lemah. Berbagai jenis virus dan bakteri menyebabkan pilek dan batuk yang mengganggu.

Ketika infeksi penyakit masuk, tetapi sistem imun kuat, tubuh Anda mampu melawannya tanpa menunjukkan gejala. Dalam keadaan sistem imun lemah, tubuh tidak dapat memenuhi permintaan konstan untuk memproduksi sel darah putih. Ini mengarah pada gejala pernapasan yang mengganggu.

3. Sering mengalami gangguan pencernaan

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang ketiga adalah sering mengalami gangguan pencernaan. Usus (mikroorganisme usus) memainkan peran besar dalam mengatur keseimbangan imun Anda secara keseluruhan.

Mikroorganisme sehat membantu melindungi usus terhadap infeksi dengan mengirimkan sinyal yang diperlukan ke sistem imun tubuh terutama sel darah putih. Jika Anda mengalami gangguan pencernaan yang sering, itu bisa menjadi tanda sistem imun lemah.

4. Stres

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang keempat adalah mudah stress. Semakin tinggi stres dalam hidup Anda, semakin besar tanda sistem imun lemah. Ini karena, pelepasan hormon stres Kortisol kronis dan jangka panjang, menurunkan respons sel T limfosit Anda.

Limfosit ini (sel darah putih) adalah pejuang utama infeksi di tubuh Anda. Selain itu, dengan pelepasan kortisol yang terus-menerus, tubuh bisa terbiasa dengan tingkat kortisol yang tinggi hingga menyebabkan peradangan kronis. Penting untuk mengurangi jumlah stres yang Anda hadapi, sehingga Anda tidak menurunkan respons kekebalan Anda terhadap infeksi seperti Covid-19.

5. Luka lambat sembuh

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang kelima adalah luka lebih lama sembuh. Sistem imun memainkan peran sentral dalam penyembuhan luka kulit. Semua proses dalam penyembuhan luka bergantung pada berbagai sel imun dan sel mediator. Setiap gangguan dalam proses tersebut menghasilkan penyembuhan luka yang lambat.

6. Sering mengalami infeksi

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang keenam adalah sering mengalami infeksi. Tidak normal mengobati malaria, demam tifoid, keputihan, infeksi saluran pernapasan, atau saluran kemih berulang kali dalam setahun.

Dengan kata lain, jika Anda sering merasa sakit dan perlu sering ke dokter, ini bisa menyiratkan bahwa sistem imun tidak mampu melawan mikroorganisme yang menyerang.

7. Demam tinggi mendadak

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang ketujuh adalah tiba-tiba mengalami demam yang tinggi. Demam tinggi merupakan gejala tubuh terinfeksi suatu patogen.

Demam menggerakkan serangkaian kegiatan yang membantu sistem imun melawan infeksi. Inilah saatnya Anda memperhatikan dan meningkatkan sistem imun.

8. Otot dan sendi sering sakit

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang kedelapan adalah otot dan sendi sering sakit. Nyeri sendi dan otot kronis sangat terkait dengan tanda sistem imun lemah.

Ketika sistem imun harus melawan infeksi, ia menghasilkan banyak bahan kimia inflamasi dan sel darah putih. Pada tahap awal, jumlah monosit, kelompok sel lain dari sel darah putih, menjadi tinggi. Namun, ketika sistem imun melemah dan peradangan berlanjut, monosit ini terkuras.

Monosit berfungsi mengatur sistem imun tubuh. Seiring waktu, tubuh bergerak ke keadaan nyeri kronis dan persendian menjadi meradang kronis dengan pembengkakan diikuti rasa sakit dan nyeri parah.

Pada penyakit autoimun, fenomena serupa terjadi di mana sistem kekebalan melawan tubuh dan dari waktu ke waktu melemahkannya yang menyebabkan peradangan kronis. Itulah sebabnya dengan perawatan chiropractic adalah bagian dari perawatan sendi, otot, dan saraf untuk meningkatkan kekebalan Anda.

9. Selalu mengalami masalah kulit

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang kesembilan adalah sering mengalami masalah kulit. Mengutip Medicine Net, tanda sistem imun lemah juga dapat terlihat dengan seringnya ruam kulit, peradangan, infeksi, atau kulit kering.

Sebab, kulit adalah penghalang pertama tubuh dari infeksi. Kulit bagian dari sistem imun terluar manusia. Mengutip Oak Wellness, jaringan kulit kita mengandung senyawa lemak yang disebut lipid.

Lipid ini membantu menciptakan penghalang yang mencegah air meninggalkan kulit dan mencegah iritasi serta organisme yang tidak diinginkan masuk ke dalamnya. Ketika infeksi sudah terjadi, lipid tidak dapat bekerja secara efisien.

Akibatnya, beberapa kondisi kulit dapat menjadi tanda sistem imun lemah. Tanda sistem imun lemah yang dapat terlihat dari kondisi kulit, misalnya kulit kering dan pecah-pecah. Itu memungkinkan bakteri dan jamur yang tidak diinginkan masuk ke dalam kulit.

Sehingga, jerawat dan eksim dapat terjadi. Jadi jika Anda menemukan kulit Anda mengelupas, gatal, kering atau Anda mudah mengalami bisul, itu tanda sistem imun lemah. Anda perlu meningkatkan sistem imun tubuh agar kuat kembali.

10. Selalu minum obat

Ciri-ciri daya tahan tubuh melemah yang ke-10 adalah sering minum obat. Jika Anda terlalu sering minum obat antibiotik lebih dari 2 kali sehari, itu dapat menjadi tanda sistem imun lemah. Anda perlu memperhatikan itu dan mulai meningkatkan sistem imun.

Tidak sehat juga jika selalu minum obat untuk meredakan gejala penyakit yang terus muncul, misalnya pilek, batuk, dan demam. Obat-obat tertentu dapat memicu masalah kesehatan, seperti:

  • Penggunaan antibiotik secara kronis dapat menyebabkan diare.
  • Terlalu banyak parasetamol menyebabkan masalah hati.
  • NSAID (seperti Diklofenak) menyebabkan masalah ginjal dan ulserasi di perut.

Daya tahan tubuh manusia sebenarnya dibangun dengan sempurna untuk membantu melawan kuman tanpa memerlukan bantuan eksternal seperti dengan menggunaan obat-obatan.

Itulah ciri-ciri daya tahan tubuh melemah. Mari jalankan protokol kesehatan dan selalu menjaga daya tahan tubuh tetap kuat untuk mencegah Covid-19.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru