Ciri-Ciri Darah Tinggi & Obat Penurun Hipertensi Alami Yang Aman Dikonsumsi

Jumat, 23 September 2022 | 08:43 WIB Sumber: KONTAN.co.id,Kompas.com
Ciri-Ciri Darah Tinggi & Obat Penurun Hipertensi Alami Yang Aman Dikonsumsi

ILUSTRASI. Ciri-Ciri Darah Tinggi & Obat Penurun Hipertensi Alami Yang Aman Dikonsumsi


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Kenalilah ciri-ciri darah tinggi sejak dini. Selain itu, pahami obat penurun darah tinggi yang aman dikonsumsi dan minim efek samping.

Anda perlu mengenali ciri-ciri darah tinggi sejak dini, karena penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa, tapi juga anak muda. Oleh karena itu, perlu juga mengetahui obat penurun darah tinggi untuk mengembalikan tekanan darah ke level normal.

Ciri-ciri darah tinggi atau hipertensi juga penting dikenali untuk mencegah penyakit yang lebih berbahaya. Darah tinggi bisa mengundang stroke hingga serangan jantung yang berujung pada kematian.

Melansir Kompas.com, Dokter Andrew Yocum, MD menyebut, tekanan darah tinggi terjadi ketika angka pengukuran tekanan darah melebihi 130/80 mmHg. "Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung seperti penyakit arteri koroner, stroke, serangan jantung, dan gagal jantung," tutur Yocum.

"Perubahan gaya hidup dan resep obat tekanan darah dapat membantu menurunkan atau mengelola tekanan darah tinggi."

Ciri-ciri tekanan darah tinggi

Ciri-ciri menunjukkan adanya peningkatan tekanan darah tinggi atau hipertensi, yaitu:

1. Sakit kepala

Ciri-ciri darah tinggi yang banyak terjadi adalah sering sakit kepala/ Jika kita tiba-tiba mengalami sakit kepala intens yang terasa lebih buruk dari biasanya dan tekanan darah meningkat, dianjurkan untuk mencari pertolongan medis, saran ahli jantung Luke Laffin, MD.

Namun Laffin juga mengatakan, tidak selalu tekanan darah tinggi menyebabkan sakit kepala. Justru hal sebaliknya juga dapat terjadi.

Baca Juga: Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Ini Manfaat Petai untuk Kesehatan

2. Sesak napas

Ciri-ciri darah tinggi yang juga umum terjadi adalah sering sesak napas. Sesak napas adalah gejala umum dari hipertensi pulmonal, atau jenis tekanan darah tinggi yang mempengaruhi arteri di paru-paru dan jantung. Begitu penjelasan Vallerie McLaughlin, MD, direktur Pulmonary Hypertension Program di Universiy of Michigan Frankel Cardiovascular Center.

Hipertensi pulmonal terjadi karena sisi kanan organ jantung kesulitan mendorong aliran darah melalui paru-paru, dan tidak sampai ke sisi kiri jantung dan tubuh.

3. Kecemasan

Ciri-ciri darah tinggi lainnya adalah kecemasan. Menurut para ahli, kecemasan dan tekanan darah tinggi saling terkait. Menurut ahli jantung Sheldon G. Sheps, MD, kecemasan tidak menyebabkan hipertensi jangka panjang, namun bisa memicu lonjakan tekanan darah dalam waktu sementara.

Jika lonjakan tekanan darah sering terjadi, itu dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, jantung dan ginjal.

4. Hidung mimisan

Ciri-ciri darah tinggi yang selanjutnya adalah hidung mimisan. Tekanan darah tinggi bukan penyebab langsung mimisan, namun Yocum mencatat ada beberapa studi yang menunjukkan kaitan antara kedua hal tersebut.

Satu studi menemukan, individu dengan hipertensi berisiko mengalami mimisan lebih besar dan memerlukan perawatan medis dibandingkan mereka yang memiliki tekanan darah normal. Adapun studi lain mengungkap, hipertensi bukan penyebab mimisan, namun membuat mimisan lebih sulit dikendalikan.

5. Mual dan muntah

Ciri-ciri darah tinggi yang banyak terjadi adalah sering mual dan muntah. Mual dan muntah juga bisa menjadi gejala lonjakan tekanan darah, kata ahli jantung Francisco Lopez-Jimenez, MD. "Jika kita melihat angka tekanan darah yang sangat tinggi dan tidak memiliki gejala apapun, bersantailah selama beberapa menit," ujar dia.

Setelah itu cek kembali tekanan darah. Jika angka dalam alat ukur tekanan darah masih tinggi, segera hubungi dokter.

Obat alami penurun darah tinggi

Biasanya, dokter akan memberikan obat antihipertensi untuk menurunkan darah tinggi. Kontan.co.id memberitakan, rutin melakukan olahraga juga bisa menjadi obat penuruna tekanan darah tinggi dalam tubuh.

Mengutip dari Afpafitness.com, usahakan untuk olahraga minimal lima hingga 10 menit dalam sehari sebagai obat penurun darah tinggi. Selain itu, pastikan untuk membatasi konsumsi garam atau makanan yang mengandung banyak sodium. Hal itu dapat membuat tekanan darah Anda semakin tinggi.

Tidak berhenti sampai di situ, Anda pun dapat memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar Anda untuk mengatasi hipertensi. Berikut obat alami penurun darah tinggi yang perlu dikonsumsi:

Oatmeal

Obat alami penurun darah tinggi yang pertama adalah oatmeal. Bagi penderita hipertensi, cobalah untuk mengonsumsi oatmeal secara rutin.

Jenis makanan itu mengandung banyak serat serta sedikit lemak dan sodium sehingga cocok dimasukkan dalam menu makanan sehari-hari. Cobalah untuk mengkombinasikannya dengan sayur atau buah kesukaan Anda.

Cokelat hitam

Obat alami penurun darah tinggi yang kedua adalah cokelat hitam atau dark chocolate. Flavonoid dalam cokelat hitam berpengaruh baik untuk kesehatan jantung. Namun, pastikan untuk mengonsumsinya tanpa pemanis buatan, ya.

Teh

Obat alami penurun darah tinggi yang ketiga adalah teh. Mengonsumsi teh bisa jadi cara menurunkan tekanan darah tinggi yang cukup efektif. Melansir Afpafitness.com, minum satu hingga dua gelas teh selama 12 hari dapat menurunkan tekanan darah Anda. Apalagi, jika Anda memilih hibiscus tea karena jenis teh itu mengandung lebih banyak flavonoid.

Jahe

Obat alami penurun darah tinggi yang keempat adalah jahe. Cara yang perlu Anda lakukan cukup mudah.

Pertama-tama, potong jahe menjadi beberapa bagian lalu rebus hingga mendidih. Minum air rebusan jahe yang sudah didinginkan secara rutin untuk mendapat hasil yang maksimal.

Kedelai

Obat alami penurun darah tinggi yang kelima adalah kedelai. Isoflavon dalam kedelai mampu meningkatkan produksi enzim yang dapat melebarkan pembuluh darah. Hasilnya, tekanan darah menjadi lebih terkontrol.

Anda bisa mengolah kacang kedelai menjadi berbagai macam hidangan, salah satunya adalah membuatnya dalam bentuk salad. Hidangan apapun yang ingin Anda buat, pastikan untuk mengolahnya dengan cara yang benar supaya manfaatnya tidak hilang.

Itulah ciri-ciri darah tinggi dan obat alami penurun hipertensi yang aman dikonsumsi. Jika sakit berlanjut, segera hubungi dokter.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru