Cek, ini 6 kesalahan yang sering dilakukan dalam menerapkan protokol kesehatan

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:29 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Cek, ini 6 kesalahan yang sering dilakukan dalam menerapkan protokol kesehatan

ILUSTRASI. Cek, ini 6 kesalahan yang sering dilakukan dalam menerapkan protokol kesehatan. KONTAN/Baihaki.


KONTAN.CO.ID - Mematuhi protokol kesehatan adalah salah satu cara terbaik untuk menghindari diri dari penularan Covid-19. Tapi, ada beberapa kesalahan yang dilakukan dalam menerapkan protokol kesehatan.

Masyarakat harus melakukan protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak. 

Dirangkum dari akun Instagram resmi Satuan Tugas Covid-19, berikut adalah kesalahan yang sering dilakukan dalam menerapkan protokol kesehatan: 

  1. Menggunakan masker secara longgar
  2. Menggunakan masker yang sudah longgar
  3. Melewatkan cuci tangan 
  4. Sering memegang masker dan wajah saat tangan kotor
  5. Tidak langsung bersih-bersih saat sudah di rumah 
  6. Menggunakan masker secara terbalik 

Baca Juga: 9 Cara melakukan disinfeksi rumah yang benar untuk mencegah penularan Covid-19

Kasus aktif Covid-19 di Indonesia 

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia pada Kamis (14/10/2021) mencapai 19.852 kasus. Informasi itu disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui dokumen yang disiarkan kepada wartawan, Kamis sore. 

Dikutip Kompas.com (14/10/2021), jumlah kasus aktif periode ini didapatkan setelah terjadi penurunan sebanyak 699, dibandingkan data hari sebelumnya.

Kasus aktif adalah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan. Angka tersebut didapatkan dengan mengurangi total kasus positif Covid-19 dengan angka kesembuhan dan kematian.

Dalam data yang sama, kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 4.232.099. Jumlah tersebut didapatkan setelah terjadi penambahan sebanyak 1.053 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Kemudian, kasus sembuh dari Covid-19 bertambah 1.715, sehingga total kasus sembuh mencapai 4.069.399.

Sementara ada penambahan 37 kasus kematian akibat Covid-19. Maka, total kasus kematian saat ini mencapai 142.848. Lebih lanjut, saat ini tercatat ada 460.541 suspek Covid-19. Kasus Covid-19 telah menyebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Selanjutnya: Penegakan Prokes Harus Jadi Budaya Hidup Berdampingan Dengan COVID-19

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru