Catat! Ini sederet makanan yang baik dan buruk dikonsumsi oleh penderita kolesterol

Senin, 11 Oktober 2021 | 14:07 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Catat! Ini sederet makanan yang baik dan buruk dikonsumsi oleh penderita kolesterol

ILUSTRASI. Es krim mengandung gula tinggi yang bisa meningkatkan kadar kolesterol.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kolesterol tinggi bisa memicu berbagai penyakit kronis bila tidak segera diberikan perawatan. Ini makanan yang baik dan buruk dikonsumsi penderita kolesterol.  

Seseorang menderita kolesterol tinggi disebabkan banyak faktor seperti terlalu banyak mengonsonsumsi makanan mengandung lemak trans, kurang olahraga, konsumsi obat-obatan tertentu, dan obesitas. 

Baca Juga: Bisa menurunkan gula darah, ini 7 teh herbal yang baik dikonsumsi penderita diabetes

Bila tidak diberikan perawatan, kolesterol tinggi bisa memicu munculnya penyakit jantung, stroke, dan lainnya. 

Mengutip dari Kompas.com, kadar kolesterol total kurang dari 200 mg/dL dianggap normal untuk orang dewasa. Sedangkan kadar kolesterol di atas 240 mg/dL dianggap tinggi untuk orang dewasa. 

Berapa kadar kolesterol total Anda? 

Untuk Anda yang menderita kolesterol tinggi ada baiknya untuk menjalankan gaya hidup sehat. Hal ini penting agar kadar kolesterol segara turun dan stabil.  

Mengutip dari WebMD, konsumsi makanan tertentu bisa membantu untuk menurunkan kolesterol tinggi dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

Makanan yang baik dikonsumsi penderita kolesterol 

Para penderita kolesterol sebaiknya selektif dalam mengonsumsi makanan dan minuman agar kadar kolesterol tetap stabil. 

Berikut makanan yang baik dan aman dikonsumsi penderita kolesterol 

1. buah dan sayuran 

Anda sebaiknya mengonsumsi banyak buah dan sayuran segar seperti, buah beri, jeruk, apel, ubi, brokoli, bayam, dan paprika. 

Buah-buahan dan sayuran bebas kandungan kolesterol serta mengandung serat yang bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. 

2. Biji-bijian utuh 

Oat, barley dan gandum utuh mengandung serat, karbohidrat kompleks, dan protein. Kandungan tersebut bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

3. Daging dan kacang-kacangan 

Bila hendak makan daging ayam sebaiknya Anda memilih bagian dada atau daging tanpa kulit. Opsi lainnya, Anda bisa mengambil potongan daging tanpa lemak.   

Selain itu, Anda bisa mengkombinasikannya dengan kacang yang kaya protein seperti kacang hitam, kedelai, dan edamame. 

4. Susu 

Susu baik untuk kesehatan. Namun, bila Anda penderita kolesterol sebaiknya memilih susu rendah lemak. 

5. Makanan kaya Omega-3 

Ada cukup banyak pilihan makanan yang kaya akan Omega-3 seperti ikan salmon, tuna, halibut, herring, mackerel, kacang kenari, dan biji rami. 

6. Minyak zaitun 

Minyak zaitun biasanya digunakan sebagai campuran salad sayur. Asal tahu saja, minyak zaitun bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik. 

7. Makanan kaya sterol nabati 

Sterol dan stanol tumbuhan merupakan zat yang membantu memblokir kolesterol agar tidak diserap oleh usus. 

Kandungan zat tersebut banyak ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, dan margarin.

Makanan yang harus dihindari 

Para ahli gizi menyarankan penderita kolesterol tinggi untuk menghindari beberapa jenis makanan tertentu seperti. 

1. Lemak trans 

Makanan yang mengandung lemak trans bisa memicu kolesterol tinggi. Lemak trans banyak ditemukan pada kerupuk, kue kering, sandwich, popcorn, permen isi krim, donat, dan makanan cepat saji. 

2. Garam 

Makanan yang mengandung garam tinggi bisa meningkatkan tekanan darah. 

Makanan yang mengandung garam tinggi banyak terdapat dalam makanan cepat saji, daging yang diawetkan, pizza, dan lainnya. 

3. Gula 

Makanan manis memang menggoda selera. Namun, konsumsi makanan yang mengandung gula tinggi secara berlebihan bisa memicu naiknya berat badan, diabetes, dan kolesterol tinggi. 

Teh manis, es krim, permen, kue kering merupakan contoh makanan yang mengandung gula tinggi. 

Baca Juga: Asam urat naik? Ini cara menurunkan asam urat secara alami tanpa obat

Selanjutnya: Madu bisa menurunkan berat badan, begini cara konsumsinya

 

Editor: Tri Sulistiowati
Terbaru