Cara Menghilangkan Jerawat Batu di Pipi Agar Tidak Muncul Lagi

Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:50 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Cara Menghilangkan Jerawat Batu di Pipi Agar Tidak Muncul Lagi

ILUSTRASI. Cara Menghilangkan Jerawat Batu di Pipi Agar Tidak Muncul Lagi.

KONTAN.CO.ID - Jakarta  Ada beberapa cara menghilangkan jerawat batu dan cara menghilangkan jerawat batu di pipi. Jerawat batu atau dalam dunia kesehatan dikenal dengan kistik (cystic acne) adalah jerawat dengan ciri khas besar dan keras. 

Jerawat batu seringkali terasa sakit apabila disentuh. Karena ukurannya yang besar dan berwarna merah menyala, jerawat batu sulit ditutupi, meskipun dengan riasan tebal sekalipun. 

Untuk itu,  Anda pemilik jerawat batu perlu mengetahui cara menghilangkan jerawat batu di pipi.

Jerawat batu disebabkan karena adanya penyumbatan akibat penumpukan sel kulit mati di dalam kulit. Bakteri yang terperangkap di dalam pori-pori kulit kemudian bisa menginfeksi kulit sehingga timbul benjolan besar. 

Dikutip dari Florida Medical Clinic, jerawat batu yang membandel dapat bertahan selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Cara menghilangkan jerawat batu di pipi pun tidak sesederhana mencuci muka setiap hari.

Baca Juga: Ada Benjolan di Leher? Ini 5 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui

Cara menghilangkan jerawat batu di pipi

Cara menghilangkan jerawat batu di pipi

Ada beberapa cara menghilangkan jerawat batu di pipi agar tidak muncul lagi. Simak beberapa pengobatannya berikut ini:

1. Krim tropikal

Cara menghilangkan jerawat batu di pipi bisa dengan mencoba krim topikal seperti retinoid (adapalene). Seorang dokter kulit juga dapat meresepkan retinoid dengan dosis lebih tinggi.

2. Kompres air hangat

Mengompres dengan air hangat juga menjadi salah satu cara menghilangkan jerawat batu di pipi. Kompres air hangat digunakan untuk meredakan peradangan. 

Pastikan untuk menggunakan waslap yang bersih dan jangan menggunakan air yang terlalu panas. Ini dapat membantu mendorong nanah untuk muncul ke permukaan, tetapi jangan memencet jerawat begitu muncul.

Baca Juga: Simak Cara Download Video Youtube Jadi MP4 MP3 Melalui Y2mate

3. Hapus riasan sebelum tidur

Hapus riasan setiap malam sebelum tidur juga menjadi salah satu cara menghilangkan jerawat batu di pipi. Mungkin juga membantu dalam cara menghilangkan jerawat batu. Gunakan pembersih wajah yang lembut. 

4. Rajin cuci muka

Cara menghilangkan jerawat batu adalah Anda harus mencuci muka setidaknya sekali sehari di malam hari sebelum tidur dengan pembersih yang lembut. Jangan mennggosok area jerawat dengan keras karena dapat semakin mengiritasi dan mengeringkan kulit.

Baca Juga: 5 Manfaat Sirih Merah untuk Kesehatan dan Kecantikan

5. Jangan mengorek kulit

Hindari mengorek kulit untuk mengurangi iritasi dan mencegah penyebaran infeksi. Jika Anda secara tidak sadar menyentuh area yang teriritasi, coba tutupi jerawat dengan perban perekat dan jaga agar kuku Anda tetap pendek.

6. Diet

Diet juga menjadi salah satu cara menghilangkan jerawat batu. Ada bukti bahwa diet rendah glikemik dapat membantu meringankan jerawat. Sehingga mengurangi gula dan makanan tinggi glikemik lainnya seperti roti putih, kentang, dan pasta bisa menjadi salah satu cara menghilangkan jerawat batu.

Baca Juga: Catat! 5 Makanan yang Dapat Membantu Menyembuhkan Mata Minus  

Penyebab jerawat batu secara umum

Cara menghilangkan jerawat batu di pipi

Berikut beberapa penyebab umum jerawat batu:

1. Penumpukan bakteri dan minyak

Jerawat batu adalah hasil dari penumpukan bakteri dan sebum (minyak kulit). Jerawat batu dapat dipicu oleh sejumlah faktor lingkungan, termasuk produk kosmetik dan perawatan wajah yang kita gunakan pada kulit. 

Mengenakan riasan atau pakaian ketat untuk waktu yang lama dapat memperburuk jerawat batu dengan menjebak kelembaban, keringat, dan minyak.

Baca Juga: Sering Sakit Perut? Kenali 4 Gejala Kanker Usus yang Mungkin Anda Alami

2. Makanan

Makanan juga tidak boleh diabaikan sebagai pemicu jerawat. Jika Anda memperhatikan bahwa jerawat batu meradang saat Anda makan makanan tertentu, bicarakan dengan dokter kulit Anda. 

3. Hormon

Perubahan hormon, termasuk yang disebabkan oleh menopause, menstruasi, kehamilan, dan kondisi medis tertentu seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), dapat menjadi pemicu jerawat batu. Selain itu, pasien yang menjalani terapi penggantian androgen (ART) atau jenis terapi hormon lainnya dapat menderita jerawat batu sebagai efek sampingnya.

Jika Anda menemukan bahwa jerawat batu Anda hanya muncul dengan siklus menstruasi Anda atau saat hamil, atau setelah Anda memulai terapi hormonal, itu mungkin disebabkan oleh fluktuasi hormon.

Baca Juga: 5 Manfaat Sirih Merah untuk Kesehatan dan Kecantikan

4. Genetika

Jika salah satu atau kedua orang tua sering mengalami jerawat kistik, para ilmuwan setuju bahwa risiko Anda terkena kondisi tersebut juga meningkat. Jerawat batu karena genetik biasanya tampak saat seseorang menginjak usia dewasa.

Jerawat genetik cenderung sangat sulit dihindari, tetapi bukan berarti tidak dapat diobati. Namun dengan beragam pengobatan cara menghilangkan jerawat batu saat ini, hal itu bisa saja dihindari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru