kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Cara mengatasi penyakit darah tinggi atau hipertensi


Senin, 05 April 2021 / 07:03 WIB
Cara mengatasi penyakit darah tinggi atau hipertensi
ILUSTRASI. Cara mengatasi penyakit darah tinggi atau hipertensi


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Penyakit darah tinggi banyak menyerang orang dewasa di Indonesia. Selain karena gaya hidup, penyakit darah tinggi terjadi karena pola makan serta keturunan. Bagaimana cara mengatasi darah tinggi? Bisakah penyakit darah tinggi disembuhkan?

Ketika sudah didiagnosis dokter dengan hipertensi, banyak penderita gamang, apakah darah tingginya bisa sembuh. Kekhawatiran tersebut agaknya tidak berlebihan.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit yang dikenal sebagai “silent killer”. Penyakit ini bisa datang tanpa gejala, lantas diam-diam merusak pembuluh darah dan menyebabkan masalah kesehatan serius.

Apakah darah tinggi bisa sembuh?

Hipertensi atau darah tinggi adalah kondisi saat tekanan darah berada di atas kisaran normal 130/80 mmHg. Seseorang dikatakan memiliki penyakit darah tinggi apabila hasil cek tensinya tiga kali berturut di atas ambang batas normal dalam rentang waktu tiga bulan.

Melansir Emedicine Health, penyakit darah tinggi tidak bisa sembuh, tapi perlu dikendalikan seumur hidup. Dengan tekanan darah yang lebih terkontrol, risiko seseorang terkena serangan jantung, stroke, gagal ginjal, kebutaan, dan penyakit lainnya juga bisa ditekan.

Tidak seperti penyakit lain yang bisa sembuh dengan minum obat dalam waktu satu tempo, obat darah tinggi perlu diminum seumur hidup. Selain minum obat darah tinggi, hipertensi bisa dikendalikan dengan perubahan gaya hidup sehat.

Menurut American Heart Association, mengelola tekanan darah tinggi membutuhkan komitmen seumur hidup agar hipertensi terkontrol. Setiap penderita darah tinggi perlu menjalankan saran dokter dan mengikuti rekomendasinya.

Baca juga: Jus tomat bermanfaat menurunkan risiko penyakit jantung, benarkah?




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×