Cara Menaikkan Berat Badan Janin Secara Sehat, Cek Juga Penambahan Berat Ibu Hamil

Selasa, 27 Desember 2022 | 04:50 WIB Sumber: Kementerian Kesehatan RI,Nakita
Cara Menaikkan Berat Badan Janin Secara Sehat, Cek Juga Penambahan Berat Ibu Hamil


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Simak cara menaikkan berat badan janin secara alami. Cara menaikkan berat badan janin bisa dilakukan dengan konsumsi makanan tertentu.

Ibu hamil perlu mengetahui cara menaikkan berat badan janin. Pasalnya, janin dengan berat badan di bawah normal akan memiliki banyak dampak negatif dari sisi kesehatan.

Cara menaikkan berat badan janin perlu dilakukan sejak kehamilan usia muda. Dengan demikian, saat bayi lahir memiliki berat badan yang cukup atau ideal.

Namun, cara menaikkan berat badan janin tidak harus dilakukan dengan meningkatkan konsumsi makanan secara umum. Menambah jumlah porsi makanan secara umum hanya akan menambah berat badan ibu hamil serta menyebabkan obesitas.

Cara menaikkan berat badan janin bisa dilakukan dengan konsumsi makanan tertentu. Dilansir dari Nakita, berikut daftar makanan yang perlu dikonsumsi untuk menaikkan berat badan janin:

1. Kacang-kacangan

Cara menaikkan berat badan janin secara cepat yang pertama adalah konsumsi kacang-kacangan. Kacang-kacangan penuh dengan zat beso dan protein. Dengan mengonsumsi kacang, ibu hamil akan mendapatkan cukup serat, folat, dan kalsium.

Kaya akan seng, kacang-kacangan sangat bagus untuk mengurangi risiko persalinan lama, bayi berat lahir rendah. Mengonsumsi kacang-kacangan secara rutin juga dapat mengurangi risiko terjadinya kelahiran prematur. Ibu hamil boleh mengonsumsi kacang-kacangan seperti kacang almond atau kenari.

Baca Juga: Catat Moms, Ini 5 Makanan Wajib Dikonsumsi Ibu Hamil di Trimester Pertama Kehamilan

2. Ubi Jalar

Cara menaikkan berat badan janin secara cepat yang kedua adalah konsumsi ubi jalar. Ubi jalar sarat dengan serat, potasium, vitamin C, vitamin B6, besi, temnbaga, dan beta karoten.

Kehadiran beta karoten dalam ubi jalar nantinya akan diubah menjadi vitamin A oleh tubuh. Sedangkan, vitamin A sangat penting untuk kulit, tulang, dan juga mata janin. Ubi jalar meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh.

Ibu hamil bisa mengonsumsi ubi jalar yang diolah dengan cara ditumbuh, dipanggang, direbus atau digoreng. Pastikan konsumsi ubi jalar sesuai dengan batas yang direkomendasikan ya.

3. Sayuran Berdaun Hijau

Cara menaikkan berat badan janin secara cepat yang ketiga adalah konsumsi sayuran berdaun hijau. Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, brokoli , dan asparagus sarat dengan nutrisi penting dan antioksidan.

Sayuran berdaun hijau sangat bermanfaat bagi Moms yang tengah hamil dan janin yang sedang berkembang. Dengan mengonsumsi sayuran berdaun hijau, ibu hamil telah mencukupi dosis harian kalsium, potasium, vitamin A, folat, dan serat.  Olah sayuran hijau dengan cara dipanggang, direbus, dikukus, untuk manfaat maksimal.

4. Ikan Salmon

Cara menaikkan berat badan janin secara cepat yang keempat adalah konsumsi ikan salmon. Ikan salmon termasuk makanan dengan sumber asam lemak omega-3 dan protein terbaik.

Asam lemak omega-3 bermanfaat bagi janin yang sedang dalam masa tumbuh kembang. Kandungan ini dapat membantu perkembangan otak dan mata. Serta, memasuk jumlah protein yang dibutuhkan selama masa kehamilan. Salmon juga dinilai aman dikonsumsi oleh ibu hami  karena memiliki kadar merkuri yang sangat rendah.

5. Telur

Cara menaikkan berat badan janin secara cepat yang kelima adalah konsumsi telur. Telur memiliki protein, vitamin A, vitamin D, dan semuanya baik untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

Telur juga kaya akan asam folat, zat besi, yang bekerja untuk memperkuat selaput ketuban dan mencegah cacat lahir dan berat badan lahir rendah pada janin.

Perhatikan penambahan berat badan ibu hamil

Ibu hamil yang sedang menaikkan berat badan janin perlu memperhatikan penambahan berat badan ibu hamil itu sendiri. Dilansir dari website Kementerian Kesehatan, rekomendasi peningkatan berat badan selama hamil ditentukan dari indeks massa tubuh (IMT) sebelum hamil.

Cara menghitung IMT yaitu dengan rumus BB/TB 2 (BB dalam kg dan TB dalam meter). Indeks massa tubuh (IMT) disebut kurang jika hasil penghitungan IMT <18,5 kg/m? ; normal 18,5-24,9 kg/m?; IMT berlebih 25-29,9 kg/m?; dan disebut obesitas jika IMT>30 kg/m?.

Berikut rekomendasi pertambahan berat badan selama hamil yang bisa dijadikan acuan sesuai data Weight Gain During Pregnancy Reexamining The Guideline:

IMT sebelum hamil        -> Rekomendasi pertambahan berat badan

<18,5 kg/m?                  -> 12,5-18 kg

18,5-24,9 kg/m?            -> 11,5-16 kg

25-29,9 kg/m?               -> 7-11,5 kg

30 kg/m?                        -> 5-9 kg

Itulah cara menaikkan berat badan janin secara alami yang sehat untuk ibu hamil. Hubungi dokter atau bidan jika berat badan janin tak kunjung naik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru