kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.842
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Cara fogging yang benar-benar matikan nyamuk

Jumat, 05 Februari 2016 / 12:55 WIB

Cara fogging yang benar-benar matikan nyamuk



Jakarta. Saat demam berdarah dengue (DBD) marak terjadi, banyak daerah sibuk melakukan fogging.

Memang, fogging atau pengasapan adalah cara yang cukup efektif membasmi nyamuk penyebab DBD. 

Namun, banyak yang perlu diperhatikan dalam melakukan fogging agar efektif membunuh nyamuk dan sarangnya.

Salah satu yang terpenting adalah memastikan dosis insektisida yang digunakan untuk fogging.

“Dosisnya sudah benar belum? Kalau enggak, nyamuknya pingsan doang, enggak mati,” ujar Peneliti Perubahan Iklim dan Kesehatan Lingkungan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Budi Haryanto, Kamis (4/2/2016).

Dalam melakukan pengasaan, insektisida akan dicampur dengan solar kemudian mengeluarkan asap di mesin fogging.

Dosis insektisida sebenarnya sudah tertera dalam kemasannya.

Misalnya, tertulis 5/15 atau lima insektisida berbanding 15 liter solar.

Maka, dosis yang harus digunakan seharusnya sesuai dengan takaran tersebut.

Menurut Budi, salah satu tanda penggunaan dosis "obat" fogging yang  tidak tepat adalah lantai rumah menjadi licin pasca pengasapan.

“Kalau dosisnya tepat maka yang keluar asap. Kalau dosis enggak tepat, yang keluar,  ya minyak. Lantai licin, kalau seperti sudah itu jelas dosisnya enggak tepat,” terang Budi.

Kesalahan inilah yang menjadi salah satu penyebab kasus DBD tidak mengalami penurunan setelah fogging dilakukan dan justru ditemukan pasien baru.

Menurut Budi, petugas yang melakukan fogging pun mesti terlatih meski fogging menggunakan mesin dengan teknologi sederhana.

Fogging dilakukan di kawasan pemukiman hingga sekolah-sekolah ketika ditemukan pasien DBD di daerah tersebut.

Fogging tak bisa dilakukan asal-asalan, petugas harus memperhatikan radius penyemprotan, mengecek mesin fogging, hingga waktu dilakukannya fogging.

Kegiatan fogging harus direncanakan.

Jangan lupa untuk melakukan sosialisasi dengan baik kepada masyarakat agar semua pemilik rumah bersiap dan bersedia saat dilakukan fogging.

(Dian Maharani)


Sumber : Kompas.com
Editor: Adi Wikanto

DEMAM BERDARAH

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.1052 || diagnostic_web = 0.5314

Close [X]
×