kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Cara ajarkan buang ingus bagi balita


Jumat, 29 Januari 2016 / 07:05 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Balita gampang terkena batuk-pilek, apalagi di musim penghujan.

Saat batuk-pilek, ingus bisa keluar setiap saat. 

Bagaimana cara mengajarkan balita membuang ingus?

Berikut tipsnya dari Tabloid Nakita yang dikutip dari Today's Parent.

1. Kenalkan anak pada cara mengeluarkan angin dari hidungnya.

Taruh benda yang ringan di depannya, misalnya tisu, lalu ajarkan dia untuk memindahkan tisu tersebut dengan menghembuskan udara dari hidung.

Pastikan mulutnya menutup agar ia fokus pada aktivitas hidungnya.

2. Cara lain adalah dengan menyalakan lilin ulang tahun.

Katakan pada si kecil bahwa kali ini ia harus meniup api pada lilin menggunakan hidung, bukan mulutnya.

Berikan contoh bagaimana ia harus melakukannya.

3. Setelah berhasil, kini cobalah untuk mengeluarkan ingus dari hidungnya.

Minta ia menutup salah satu lubang hidungnya, dan menempelkan tisu ke lubang hidung satunya yang beringus.

Gunakan tisu yang lembut agar tidak melukai kulitnya.

4. Hembuskan hidungnya dengan perlahan agar tidak menyakiti telinganya.

Bersihkan hidung dari ingus yang keluar dengan bagian tisu yang masih kering, lalu berpindahlah ke lubang hidung satunya.

Ingat, jangan menghembuskan hidung terlalu kuat karena bisa merusak gendang telinga.

5. Mintalah ia langsung membuang tisu yang sudah digunakan ke tempat sampah.

Hindari membuangnya ke lantai atau menyimpannya di saku.

Lalu, cuci kedua tangannya dengan air dan sabun untuk mencegah penyebaran kuman.

6. Bersabarlah.

Saat mengajarkan anak buang ingus, karena meskipun ini hal yang mudah bagi orangtua tetapi tidak begitu dengan anak-anak. (Dini)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×