Cegah penyebaran corona, pilih masker yang tepat sesuai situasi yang dihadapi

Selasa, 06 Oktober 2020 | 10:12 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Cegah penyebaran corona, pilih masker yang tepat sesuai situasi yang dihadapi

ILUSTRASI. Wisatawan wancanegara berjalan di dekat baliho sosialisasi penggunaan masker di kawasan Legian, Badung, Bali.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Vaksin sebagai senjata utama yang diharapkan melawan virus corona atau Covid-19 masih belum ditemukan hingga kini. Sedangkan jumlah kasus positif terpapar virus ini masih saja meningkat. Praktis, yang bisa dilakukan melawan corona saat ini hanya dengan pencegahan.

Penggunaan masker merupakan salah satu cara efektif mencegah resiko penularan corona. Ada beragam jenis masker yang beredar di pasaran saat ini untuk dipakai menangkal terpapar Covid-19. Namun, hanya dengan pemilihan dan cara penggunaan yang tepatlah yang sebetulnya bisa mencegah penularan tersebut.

Para petinggi perusahaan saat ini aktif mengedukasi penggunaan masker di lingkungan sekitarnya. Memang, peran serta orang-orang penting  saat ini sangat diharapkan untuk ikut membantu meredam penularan virus itu. Sehingga mereka bisa menjadi contoh yang baik bagi orang di sekitarnya.

Salah satunya para pejabat bank. Lani Darmawan Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga membagikan kesehariannya dalam menggunakan masker. Ia menggunakan masker kain berlapis dan juga masker surgical saat melakukan aktivitas di kondisi yang beresiko. Sedangkan saat bekerja dari rumah, ia cukup degan memakai masker kain.

Menurut Lani, kesadaran penggunaan masker di lingkungan kantor dan tempat tinggalnya sudah cukup baik karena aturannya ketat.  Ada teguran dari penanggung jawab lapangan dan security juga mengingatkan di area perumahan. "Di lingkungan rumah, saya ketat menerapkan protokol kesehatan bagi penghuni rumah.  Di CIMB Niaga, penerapan protokol Covid-19 juga sangat ketat dan masker disediakan gratis dari perusahaan bagi karyawan," tuturnya pada KONTAN, Senin (5/10).

Baca Juga: WHO: 10% Populasi dunia mungkin pernah terjangkit virus corona (Covid-19)

Senada, Hery Gunardi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri menyesuaikan penggunaan masker dengan situasi yang dihadapi. Kalau hanya bekerja di kantor, ia pilih pakai masker kain saja. Tetapi kalau harus keluar kantor dan bertemu dengan orang dari lingkungan luar, masker medis harus tersedia agar lebih aman.

Di lingkungan sekitar Hery,  kesadaran penggunaan masker sudah sangat baik karena saling mengingatkan satu sama lain. Di kantor Bank Mandiri sendiri sudah ada covid ranger yang ditunjuk mengawasi dan melakukan edukasi agar karyawan  mematuhi protokol Covid-19, termasuk penggunaan masker.

Tak ketinggalan juga orang penting di sektor energi. Direktur PT ABM Investama Tbk Adrian Erlangga mencoba berbagi pengalaman dalam menggunakan masker di masa pandemi Covid-19. Sehari-hari, ia selalu menggunakan masker medis yang dinilainya efektif untuk menahan penularan virus Corona.

Baginya, penggunaan masker bukan hal baru. Bekerja di industri tambang batubara, membuatnya terbiasa mengunakan masker saat melakukan kunjungan ke area pertambangan yang dipenuhi oleh partikel debu.“Kalau di area operasi, masker itu sudah menjadi standar tersendiri yang harus dipatuhi oleh setiap pekerja di sana,” ujarnya.

Saat berkunjung ke area tambang maka jenis masker yang digunakan harus N95. Masker ini merupakan jenis masker respirator yang berfungsi menyaring udara dari partikel yang sangat kecil.

Sementara Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Tbk Apollonius Andwie C mengaku selalu menggunakan masker medis saat bekerja di kantor maupun di luar kantor, sejak pandemi Covid-19 merebak. Ia memilih jenis itu karena punya tiga lapisan dan memenuhi standard yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan maupun WHO.

Editor: Handoyo .
Terbaru