Brokoli terbukti bisa menurunkan gula darah, ini cara penyajiannya

Rabu, 27 Oktober 2021 | 12:29 WIB Sumber: Healthline
Brokoli terbukti bisa menurunkan gula darah, ini cara penyajiannya

ILUSTRASI. Brokoli terbukti bisa menurunkan gula darah, ini cara penyajiannya.

KONTAN.CO.ID - Beberapa sayur bisa menjadi pilihan Anda untuk menurunkan gula darah, contohnya, brokoli. Berdasarkan penelitian, brokoli terbukti bisa menurunkan gula darah.

Bagi penderita pradiabetes dan diabetes, diet adalah bagian utama dari menurunkan gula darah yang sehat. Anda bisa mencoba brokoli untuk menurunkan gula darah.

Walaupun faktor-faktor, seperti berat badan, aktivitas, stres, dan genetika, juga berperan dalam pemeliharaan gula darah, melakukan diet sehat sangat penting untuk mengontrol gula darah. 

Sementara brokoli dan beberapa sayur bisa berkontribusi pada fluktuasi gula darah, yang lain bisa mengoptimalkan kontrol gula darah sambil meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.  

Mengutip Healthline, brokoli mengandung sulforaphane, yakni jenis isothiocyanate yang memiliki sifat penurun gula darah. 

Baca Juga: Cukup ubah kebiasaan ini, bisa mencegah gula darah tinggi

Sulforaphane dihasilkan ketika brokoli dicincang atau dikunyah karena reaksi antara senyawa glukosinolat yang disebut glukoraphanin dan enzim myrosinase. Keduanya terkonsentrasi di brokoli. 

Penelitian atas hewan dan manusia menunjukkan, ekstrak brokoli kaya sulforaphane memiliki efek antidiabetes yang kuat, membantu meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi gula darah dan penanda stres oksidatif. 

Sementara kecambah brokoli adalah sumber glukosinolat terkonsentrasi seperti glukoraphanin, dan terbukti membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2 ketika diekstrak. 

Cara terbaik untuk meningkatkan ketersediaan sulforaphane adalah dengan menikmati brokoli dan kecambah brokoli mentah atau dikukus ringan, atawa menambahkan sumber aktif myrosinase seperti bubuk biji mustard ke brokoli yang dimasak. 

Selanjutnya: Ini gejala gula darah rendah, Anda harus kenali dan waspada

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru