kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bos Maipark selektif dalam melakukan tes covid-19


Jumat, 11 Juni 2021 / 11:05 WIB
Bos Maipark selektif dalam melakukan tes covid-19


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tes kerap dilakukan untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). Umumnya, ada tiga jenis pemeriksaan atau tes Covid yang sering digunakan untuk mendeteksi seseorang terinfeksi virus atau tidak. 

Setiap jenis pemeriksaan juga memiliki cara dan tingkat akurasi yang berbeda-beda mulai dari Tes molekuler (PCR), tes antigen (rapid test) dan tes antibodi (tes darah).

Menanggapi hal itu, Direktur PT Reasuransi Maipark Indonesia Heddy Agus Pritasa mengaku pernah menjalani rapid rest pada 25 Mei lalu. Waktu itu, tes dilakukan karena Maipark menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS). 

Baca Juga: Whole genome sequencing di Indonesia masih rendah, ini penjelasan Wamenkes

"Kami memanggil tim klinik ke acara RUPS supaya tidak berkumpul dengan peserta tes lain yang tidak diketahui," kata Heddy, kepada Kontan, Kamis (10/6). 

Menurutnya, penggunaan tersebut dinilai efektif mencegah penularan Covid karena mendatangkan petugas medis secara langsung. Selain itu, model tes tersebut juga mencegah kontak fisik dengan banyak orang. 

Setelah menjalani rapid test, Heddy masih berniat menjalani tes corona untuk ke depan. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk tes seperti apa yang akan ia gunakan nanti. "Saya akan tes di klinik yang pengunjungnya sepi," tutupnya. 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: UPDATE Corona Indonesia, Kamis (10/6): Melonjak lagi, tambah 8.892 kasus baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×