Bisa rusak kepercayaan diri, ini dampak buruk sering memarahi anak di depan umum

Rabu, 02 Juni 2021 | 16:16 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Bisa rusak kepercayaan diri, ini dampak buruk sering memarahi anak di depan umum

ILUSTRASI. Bisa rusak kepercayaan diri, ini dampak buruk sering memarahi anak di depan umum.

KONTAN.CO.ID - Terkadang orangtua memarahi anak saat mereka sedang berada di depan umum. Situasi ini terjadi karena anak tiba-tiba melakukan kenakalan atau tantrum.

Kondisi tersebut sering kali membuat orangtua juga ikut tersulut emosinya sehingga memarahi anak tanpa melihat kondisi di sekitar. 

Mendisiplinkan anak agar berperilaku baik memang tidak salah, tetapi cara yang diambil kadang tidak benar. Memarahi anak terlebih dengan kata kasar bisa berpengaruh pada kepribadian anak. 

Efek buruk tersebut bisa menghambat perkembangan anak terlebih jika memarahi anak di depan umum. Karenanya, orangtua harus hati-hati saat memberi nasihat pada anak. 

Orangtua juga perlu mengetahui dampak yang terjadi jika anak sering dimarahi dan dipermalukan di depan umum. Di bawah ini merupakan rangkuman efek memarahi anak di depan umum dari Moms dan Psychology Today:

  • Tidak percaya diri

Memarahi anak di depan umum membuat mereka merasa dipermalukan. Mereka sudah merasa malu dengan kesalahannya, tetapi di besar-besarkan sehingga banyak orang tahu. 

Jika sering terjadi, anak akan kehilangan rasa percaya dirinya. Mereka akan mempertanyakan kemampuan diri karena sering direndahkan terutama di tempat umum.

Baca Juga: Permainan menyenangkan ini bisa untuk melatih motorik halus anak

  • Merusak hubungan 

Hubungan orangtua dan anak sepatutnya terjalin dengan baik. Namun demikian, tindakan memerahi anak di depan umum bisa berefek buruk pada hubungan tersebut. 

Anak yang sering dipermalukan di depan umum akan mempertanyakan kasih sayang orang tua. Mereka menjadi ragu apakah orang tua benar-benar mencintai anak atau tidak. 

Imbasnya, anak menjadi tidak hormat dan bersikap tidak acuh pada orang tua. Jika terus dibiarkan, anak bisa membangkan bahkan tidak mematuhi lagi nasihat orangtuanya. 

  • Merusak perkembangan mental anak

Kata-kata kasar akan terekam dengan jelas pada otak anak. Anak terus mengingat kata tersebut dan beranggapan jika mereka seperti yang dikatakan orang tua. 

Kebiasaan ini bisa membuat kesehatan mental anak terganggu. Anak menjadi tidak percaya diri dan takut melakukan sesuatu.

Dampak buruknya bisa terbawa sampai mereka dewasa. Anak menjadi pribadi yang rendah diri dan enggan untuk berpendapat. 

  • Menghambat ekspresi diri secara alami

Memarahi dan mempermalukan anak di depan umum bisa mempengaruhi cara mereka berekspresi.

Mereka akan membatasi diri karena takut dimarahi. Imbasnya, anak menjadi kehilangan cara mengembangkan rasa ingin tahu dan kebahagiaan mereka. 

Karena sangat berhati-hati, anak menjadi sulit mengembangkan minat dan bakatnya. Dampaknya, anak menjadi bingung kemampuan apa yang menonjol yang mereka miliki. 

Selanjutnya: Berat badan si kecil kurang? 5 Makanan ini bisa menambah berat badan anak

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru