kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Bisa Anda coba, kayu manis efektif menurunkan gula darah


Senin, 07 Juni 2021 / 13:55 WIB
ILUSTRASI. Kayu manis memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk kemampuan untuk menurunkan gula darah.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan gula darah tinggi yang tidak normal. Tapi, banyak orang juga tertarik pada makanan yang bisa membantu menurunkan gula darah, misalnya, kayu manis

Sebab, jika gula darah tidak dikontrol dengan baik, dapat menyebabkan komplikasi, seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, dan kerusakan saraf.

Kayu manis, rempah yang biasa ditambahkan ke hidangan manis dan gurih di seluruh dunia, juga memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk kemampuan untuk menurunkan gula darah dan membantu mengelola diabetes.

Sekilas tentang fakta nutrisi kayu manis mungkin tidak membuat Anda percaya bahwa itu adalah makanan super. Meskipun tidak mengandung banyak vitamin atau mineral, kayu manis mengandung sejumlah besar antioksidan.

Baca Juga: Terbukti brokoli mengurangi gula darah, cocok untuk penderita diabetes

Punya antioksidan tertinggi kedua 

Faktanya, mengutip Healthline, satu kelompok ilmuwan membandingkan kandungan antioksidan dari 26 bumbu dan rempah yang berbeda. Mereka menyimpulkan, kayu manis memiliki jumlah antioksidan tertinggi kedua setelah cengkeh.

Antioksidan penting lantaran membantu tubuh mengurangi stres oksidatif, sejenis kerusakan sel, yang disebabkan oleh radikal bebas.

Melansir Healthline, satu studi menunjukkan, mengonsumsi 500 mg ekstrak kayu manis setiap hari selama 12 minggu menurunkan penanda stres oksidatif sebesar 14% pada orang dewasa dengan pradiabetes.

Ini penting, karena stres oksidatif telah terlibat dalam perkembangan hampir setiap penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2.

Baca Juga: Mengontrol gula darah, ini 6 manfaat daun pepaya bagi kesehatan




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×